Besok, 33 Bus Angkutan Balik Gratis Diberangkatkan dari Giwangan

Oleh: News Writer 30 Juni 2017 | 18:48 WIB

Bisnis.com, YOGYAKARTA--Sebanyak 33 bus akan diberangkatkan dari Terminal Giwangan Yogyakarta pada 1 Juli untuk membawa lebih dari 1.000 warga yang mengikuti program balik gratis dengan tujuan Jakarta.

"Ada dua jenis program mudik gratis, yaitu Ayo Mudik dan Mudik 1.000 Bus. Semuanya akan diberangkatkan dari Terminal Giwangan, Sabtu 1 Juli," kata Penanggungjawab Program Mudik Gratis Terminal Giwangan Yogyakarta Yeldhy Ramadan, Jumat (30/6/2017).

Meskipun nama kedua program tersebut berbeda, namun semuanya adalah program dari Kementerian Perhubungan. Program Ayo Mudik diperuntukkan bagi pemudik yang membawa sepeda motor sedangkan Mudik 1.000 Bus khusus untuk penumpang saja.

Dalam program Ayo Mudik, Kementerian Perhubungan menyiapkan enam unit truk yang akan mengangkut sepeda motor, dan 11 bus untuk membawa penumpang.

Sedangkan untuk program Mudik 1.000 Bus, kementerian menyiapkan 22 unit bus dari Terminal Giwangan.

"Untuk program Ayo Mudik, kami sudah memberangkatkan empat unit truk berisi sepeda motor sejak Kamis (29/6). Nanti, pemudik bisa mengambil sepeda motor mereka di tempat tujuan," katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang mendaftar Program Ayo Mudik, Jumeno mengatakan, hanya memperoleh jatah dua kursi padahal ada empat orang yang akan diberangkatkan.

"Selain saya dan istri, masih ada dua anak saya yang akan mengikuti program ini. Namun, saya hanya bisa memperoleh dua kursi. Terpaksa, anak-anak akan dipangku. Kecuali ada tempat duduk yang kosong," kata pemudik asal Tangerang itu.

Ia berharap, program mudik gratis yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan tersebut dapat berjalan lebih baik sehingga fasilitas dan kenyamanan pemudik mendapat perhatian dari penyelenggara.

Sementara itu, Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Yogyakarta Bekti Zunanta mengatakan, jumlah bus untuk program balik gratis dari Kementerian Perhubungan lebih banyak dibanding jumlah bus yang masuk saat arus mudik.

"Saat arus mudik, hanya ada 23 bus dari Kementerian Perhubungan yang masuk. Tetapi, saat arus balik ini ada tambahan sehingga menjadi 33 bus," katanya.

Penambahan armada tersebut dilakukan karena kegiatan balik gratis dipusatkan sepenuhnya di Terminal Giwangan. "Saat arus mudik, ada bus tujuan Wonosari, Klaten dan Magelang. Tetapi dari ketiga daerah itu tidak dilakukan balik gratis sehingga penumpang harus diberangkatkan dari Giwangan," katanya.

Selain dari kementerian, program balik gratis juga diselenggarakan oleh salah satu perusahaan otomotif. Pada Kamis (29/6) malam, sudah ada delapan bus program balik gratis yang diberangkatkan ke Jakarta.

Bekti memperkirakan, puncak arus balik dari Terminal Giwangan Yogyakarta akan terjadi pada 1 Juli dengan total jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 35.000 orang.

Sementara itu, volume penumpang kereta api yang diberangkatkan dari beberapa stasiun di Daerah Operasi VI Yogyakarta pada Kamis (29/6) untuk kereta jarak jauh mencapai 21.313 orang atau mengalami kenaikan delapan persen dibading periode yang sama tahun lalu sebanyak 19.798 orang.

"Jika dihitung sejak awal masa Angkutan Lebaran, sudah ada 222.528 penumpang kereta jarak jauh yang diberangkatkan dari Daop VI Yogyakarta atau naik 18 persen dibanding tahun lalu," kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi VI Yogyakarta Eko Budiyanto.

Sumber : Antara

Editor: News Editor

Berita Terkini Lainnya