Serangan Hama Tikus di Temanggung Tinggal 34 Ha Sawah

Oleh: News Writer 21 Agustus 2017 | 17:57 WIB
Serangan Hama Tikus di Temanggung Tinggal 34 Ha Sawah
Ilustrasi./JIBI

Bisnis.com, TEMANGGUNG – Serangan hama tikus pada lahan padi masa tanam kedua tahun 2017 di wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, mulai berkurang dibanding pada awal tahun 2017.

Kabid Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung, Harnani Imtikhandari, mengatakan hingga minggu kedua bulan Agustus 2017 tinggal sekitar 34 hektare sawah yang terserang hama tikus.

"Dari luas tanaman padi yang terancam sekitar 500 hektare, yang terserang hama tikus seluas 34 hektare," katanya di Temanggung, Senin (21/8/2017).

Ia menyebutkan, serangan tikus pada masa tanam kedua ini terjadi di wilayah Kecamatan Temanggung dan Kandangan, sedangkan kecamatan lainya yang sebelumnya juga menjadi sasaran hama tikus sudah mulai berkurang.

"Yang paling parah hanya di dua kecamatan tersebut, sedangkan kecamatan Jumo dan beberapa kecamatan penghasil padi lainnya sudah mulai teratasi," katanya. Ia mengakui serangan hama tikus pada awal 2017 sangat tinggi, namun dengan berbagai langkah dan upaya yang dilakukan saat ini serangan hama tikus sudah menunjukan adanya penurunan.

Di awal 2017, pada dua minggu pertama di bulan Januari 2017, serangan hama tikus di delapan kecamatan itu mencapai 26,9 hektare, dengan luasan yang terancam mencapai 249 hektare. Lalu pada dua minggu kedua di Bulan Januari 2017, serangan hama tikus mencapai 59,4 hektare, dengan luasan sawah yang terancam mencapai 450 hektare.

Menurut dia serangan hama tikus selama lima tahun terakhir cenderung turun, sejak 2012 yang hanya 519 hektare. Serangan tertinggi pada 2013 pada total luasan lahan sawah 744 hektare. Lalu pada 2014 serangan tikus melanda 652 hektare sawah, 2015 di 117 hektare, dan 2016 seluas 43,8 hektare.

Salah satu upaya yang dilakukan dalam upaya pemberantasan hama tikus, yakni dengan melakukan sekolah lapang pemberantasan tikus bagi petani, di tahun 2017 pemberdayaan dengan melakukan sekolah lapang tikus untuk petani di dua kecamatan yakni kecamatan Temanggung dan Candiroto.

Sumber : Antara

Editor: News Editor

Berita Terkini Lainnya