Kemenhub Mengkaji Pengembangan Bandara Baru di Jawa Selatan

Oleh: Ringkang Gumiwang 21 Agustus 2017 | 21:51 WIB
Kemenhub Mengkaji Pengembangan Bandara Baru di Jawa Selatan
Ilustrasi./Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan tengah mengkaji pengembangan bandara-bandara baru dan yang sudah ada di Jawa bagian selatan sebagai upaya untuk menumbuhkan pusat pertumbuhan ekonomi baru.   

Saat ini, sedikitnya terdapat delapan titik yang sudah termasuk dalam rencana pengembangan bandara dari Kemenhub, yakni Sukabumi, Tasikmalaya, Yogyakarta, Purbalingga, Kediri, Jember, Tulungagung dan Banyuwangi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso mengatakan pengembangan bandara baru atau yang sudah ada di Jawa selatan merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi ketimpangan ekonomi.

“Selama ini Jawa sebelah utara itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Sedangkan tengah ke selatan terlupakan, sehingga perkembangan ekonomi menjadi timpang sekali,” katanya di Jakarta, Senin (21/8/2017).

Oleh karena itu, lanjut Agus, pengembangan sejumlah bandara di beberapa wilayah Jawa selatan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi ketimpangan itu. Saat ini, Kemenhub masih menyusun gambar kerja detail (detail engineering design/DED).

Apabila tidak ada aral melintang, pekerjaan pengembangan bandara-bandara di Jawa selatan akan dimulai pada 2018 atau 2019. Sekadar catatan, Bandara Kulon Progo sudah lebih dulu dikembangkan.

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub Syamsu Rizal menuturkan pengembangan Jawa selatan saat ini masih dalam tahap penentuan titik atau lokasi bandara.

“Kami masih menentukan titik-titik mana saja yang perlu dibangun bandara guna menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ini tidak mudah, karena banyak hal yang harus selesai lebih dulu,” tuturnya.

Sumber : JIBI

Editor: News Editor

Berita Terkini Lainnya