Pemerintah Ethiopia Tertarik Pellet Eceng Gondok dari Sido Muncul

Oleh: Herdiyan 27 Maret 2018 | 11:10 WIB
Pemerintah Ethiopia Tertarik Pellet Eceng Gondok dari Sido Muncul
Kedutaan Besar Ethiopia melakukan pertemuan khusus dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. di Kantor Sido Muncul Jakarta. Pertemuan antara Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia Admasu Tsegaye dengan Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat ini membahas mengenai ketertarikan Pemerintah Ethiopia terhadap Sido Muncul dalam mengatasi eceng gondong di Danau Rawa Pening, Semarang, yang menjadikan eceng gondok sebagai bahan bakar terbarukan (pellet)./Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Kedutaan Besar Ethiopia melakukan pertemuan khusus dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. di Kantor Sido Muncul Jakarta.

Pertemuan antara Duta Besar Ethiopia untuk Indonesia Admasu Tsegaye dengan Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat ini membahas mengenai ketertarikan Pemerintah Ethiopia terhadap Sido Muncul dalam mengatasi eceng gondong di Danau Rawa Pening, Semarang, yang menjadikan eceng gondok sebagai bahan bakar terbarukan (pellet).

Selama ini, eceng gondok hanya dijadikan bahan kerajinan tangan dan diambil bagian batangnya saja. Langkah ini dinilai tidak menyelesaikan masalah, karena batang yang dipotong akan muncul tunas-tunas baru.

Pada 19 Desember 2016 lalu, Sido Muncul menemukan pemecahan permasalahan eceng gondok dengan menjadikannya sebagai sumber energi baru.

Semua bagian dari eceng gondok dapat dijadikan produk bahan padatan (briket/biomas) yang berbentuk pellet untuk digunakan sebagai energi baru pengganti minyak maupun gas.

Ternyata, menurut Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat, ide dan gagasan pemanfaatan eceng gondok dari Sido Muncul ini menarik perhatian dari Pemerintah Ethiopia untuk belajar langsung kepada Sido Muncul bagaimana cara mengatasi masalah tersebut.

“Kami sangat senang dan menyambut baik kedatangan Dubes Ethiopia. Apa yang kami lakukan dijadikan contoh bukan hanya di dalam negeri, tapi juga bagi negara lain, khususnya Ethiopia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (26/3/2018).

“Kami harap apa yang kami lakukan dapat diterapkan di danau lain yang mengalami permasalahan yang sama. Dengan meningkatnya permintaan terhadap pellet eceng gondok untuk bahan bakar, maka populasi eceng gondok pun akan semakin berkurang dan kita bisa menyelamatkan sumber air serta membangun pariwisata setempat.”

Pada pertemuan ini, Pemerintah Ethiopia juga menyampaikan bahwa danau-danau di Ethiopia memiliki permasalahan yang sama dengan Danau Rawa Pening, yaitu hampir seluruh permukaan danau tertutup eceng gondok.

“Kami belajar dari apa yang terjadi di Rawa Pening, tentang bagaimana Sido Muncul mengatasi masalah eceng gondok. Kami juga sudah melihat langsung kondisi di Rawa Pening dan bagaimana cara mengatasinya untuk diterapkan di danau-danau di Ethiopia yang mengalami kondisi serupa. Cara yang dilakukan Sido Muncul sangat baik karena bukan hanya membersihkan danau, tetapi juga menyelamatkan sumber air, termasuk membangun komunitas masyarakat di Rawa Pening,” jelas Admasu Tsegaya.

Rencananya, Pemerintah Ethiopia akan mendatangkan para ahli dari negaranya dan Kementerian ESDM untuk menemui Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dan belajar mengenai pembuatan pellet eceng gondok langsung ke pabrik Sido Muncul Semarang.

Begitu juga sebaliknya, pemerintah Ethiopia akan mengundang pihak dari Sido Muncul berkunjung ke Ethiopia untuk bertukar pengalaman dan informasi.

Editor: Herdiyan

Berita Terkini Lainnya