Lion Air dan Sriwijaya Air Minat Terbangi Karimunjawa

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 27 Maret 2018 | 19:52 WIB
Lion Air dan Sriwijaya Air Minat Terbangi Karimunjawa
Sejumlah wisatawan mengunjungi Bukit Cinta, salah satu objek wisata favorit di Pulau Karimunjawa./Bisnis-Herdiyan

Bisnis.com, SEMARANG - Dua maskapai penerbangan mengincar rute menuju Pulau Karimunjawa seiring cerahnya prospek perekonomian yang berkembang di pulau berjuluk Paradise Of Java tersebut.

Kedua maskapai yang tertarik membuka jalur penerbangan ke Karimunjawa itu antara lain, Sriwijaya Air dan Lion Air.

Area Manager Lion Grup Jawa Tengah dan Yogyakarta, Widi Wiyanti menyatakan sedang mengkaji pembukaan rute dari Semarang menuju Bandara Dewadaru Karimunjawa lantaran nanti terdapat perluasan fasilitas terminal penumpang di Bandara Ahmad Yani.

"Kalau nanti penambahan rute Karimunjawa dari Ahmad Yani baru kami akan dibicarakan lebih dahulu dengan pimpinan pusat," tuturnya, Selasa (27/3/2018).

Dikatakan Widi Lion Air sedang mewacanakan untuk menambah rute Semarang-Karimunjawa PP pada tahun ini. Pihaknya saat ini sedang menunggu proyek perluasan landasan pacu yang ada di Karimunjawa. Sebab, pihaknya nanti akan menggunakan pesawat ATR untuk melayani rute tersebut.

"Panjang landasan itu kami sesuaikan dengan pesawat yang kami punya kalau ke Karimunjawa nanti maskapainya dari Wings Air," ujarnya.

Menurutnya Pemkab Jepara pernah melayangkan surat ke Lion Grup untuk memasukkan satu maskapainya ke Karimunjawa. Namun pihaknya akan melihat lebih dulu persyaratan penerbangan cocok atau tidak dengan pesawat yang dimilikinya.

Sementara itu, Distrik Manager Sriwijaya Grup Cabang Semarang, Budi Sasongko juga berminat membuka jalur penerbangan yang sama. Untuk saat ini, Sriwijaya sedang mengajukan slote time tambahan kepada pengelola Bandara Ahmad Yani. Ada beberapa rute yang akan ditambah satu diantaranya yakni rute Karimunjawa.

"Penambaham rute itu sejalan peningkatan infrastruktur di Karimunjawa. Yang jelas, ia menambahkan pihaknya akan melakukan langkah pararel agar mendapat peluang untuk bisa terbang di Karimunjawa," katanya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya