MUDIK LEBARAN, Penjualan Tiket Bus Melalui Dua Pola

Oleh: Bayu Jatmiko Adi. 25 April 2018 | 10:03 WIB
MUDIK LEBARAN, Penjualan Tiket Bus Melalui Dua Pola
Ilustrasi.

Bisnis.com, SOLO—Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi, berharap pelayanan pembelian tiket bus pada musim lebaran nanti sudah dapat dilakukan di dalam terminal.

Hal itu untuk mendukung kenyamanan dan keamanan penumpang. Selain itu pembelian tiket bus saat ini sudah dapat dilakukan secara online.

Saat berkunjung ke Terminal Tirtonadi, Solo, Budi menyampaikan keberadaan terminal diharapkan dapat memberikan pelayanan transportasi lebih optimal. Ke depan dia juga berencana untuk memasukkan semua agen penjualan tiket bus ke dalam terminal. Dengan begitu masyarakat bisa membeli tiket bus dan menunggu bus di terminal langsung.

"Diharapkan masyarakat nanti tidak perlu mencegat [bus] di jalan," kata dia.

Selain itu Budi mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan kerja sama dengan sejumlah penyedia layanan penjualan online untuk penjualan tiket bus secara online.

"Ini dalam rangka memudahkan masyarakat juga. Jadi untuk pembelian tiketnya itu tidak perlu harus membeli secara manual ke agen. Ini kerja sama saya dengan Traveloka dan Bosbis," kata dia.

Untuk mendukung kenyamanan pelayanan, saat ini pihaknya juga berencana untuk memperbaiki semua sistem IT di Terminal Tirtonadi. Melalui pembenahan tersebut dia ingin kualitas pelayanan di terminal akan sejajar dengan bandara dan stasiun kereta api.

Berdasarkan pantauan JIBI, melalui dua penyedia layanan penjulan online tersebut, masyarakat sudah dapat memesan tiket bus. Baik dari Solo menuju daerah lain maupun sebaliknya. Fasilitas layanan tesebut juga menjual tiket bus untuk rute-rute lain di luar Solo.

Sementara itu berdasarkan data Kantor Terminal Tirtonadi, dalam sehari rata-rata ada sekitar 600 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang masuk ke terminal dengan jumlah penumpang rata-rata 4.000 orang.

Kemudian rata-rata ada 500 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) yang masuk dengan rata-rata jumlah penumpang 3.000 orang. Kepala Terminal Tirtonadi, Joko Sutriyanto, mengatakan selama musim lebaran biasanya akan ada peningkatan 25-30 persen penambahan armada bus.

"Ini menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Biasanya akan meningkat," kata dia.

Dia mengatakan pada H-9 hingga H+9 lebaran, pihaknya akan meningkatkan pelayanan. Baik dalam hal keamanan, kemudahan maupun kenyamanan.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer