11 Nyawa Melayang Setiap Harinya Akibat Laka di Jateng

Oleh: Imam Yudha Saputra/JIBI 26 April 2018 | 13:08 WIB
11 Nyawa Melayang Setiap Harinya Akibat Laka di Jateng
Wanita polisi Polda Jateng saat mengikuti upacara gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2018 di Mapolda Jateng 2018, Semarang, Kamis (26/4/2018)./JIBI

Bisnis.com, SEMARANG – Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah (Jateng) menimbulkan jatuhnya korban jiwa. Selama tahun 2017, tercatat ada sekitar 4.126 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jateng.

“Jika jumlah itu dirata-rata berarti ada sekitar 11 orang meninggal dunia setiap harinya akibat kecelakaan lalu lintas di Jateng dalam kurun 2017-2018. Jumlah ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya. Ada penurunan sekitar 7%,” ujar Kapolda Jateng, Irjen Pol. Condro Kirono, kepada wartawan seusai memimpin upacara gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2018 di halaman Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (26/4/2018).

Condro menjelaskan Operasi Patuh Candi 2018 digelar menjelang bulan puasa dan Lebaran. Operasi itu digelar selama 14 hari, mulai 26 April-9 Mei, guna menekan tingkat pelanggaran lalu lintas yang kerap mengakibatkan kecelakaan.

“Harapan kami dengan digelarnya Operasi Patuh Candi ini, saat pengamanan lebaran nanti masyarakat sudah terbiasa patuh berlalu lintas. Memang operasi ini menjadi daya kejut saja, tapi juga harus bisa menekan angka kecelakaan maupun korban,” tutur Condro.

Terpisah, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Bakharuddin Muhamadsyah, mengatakan pelaksanaan Operasi Patuh Candi akan melibatkan 292 personel dari jajaran Ditlantas Polda Jateng. Selain personel dari Polda Jateng, seluruh aparat di jajaran polres juga akan diterjunkan.

“Prioritas kami menekan angka kecelakaan, karena di Jateng memang cukup tinggi. Dalam sehari bisa ada sekitar 46-50 kasus kecelakaan. Sebagian besar kecelakaan melibatkan sepeda motor dan usia korban rata-rata tergolong usia produktif [19 tahun ke atas],” terang Bakharuddin.

Dari data yang diperoleh Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) dari Humas Polda Jateng, selama 2017 ada sekitar 12.351.991.000 kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jateng. Jumlah itu lebih sedikit atau turun sekitar 14% dari jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama 2016 yang mencapai 14.347.320.000 kasus.

Sementara itu, jumlah korban yang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama 2017 mencapai 4.129 orang atau turun sekitar 7% dari jumlah korban meninggal pada 2016 yang mencapai 4.437

Sumber : Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya