Bank Jateng Siap Perluas Pinjaman ke Kabupaten/Kota di Jateng

Oleh: Yustinus Andri DP 08 Mei 2018 | 18:55 WIB
Bank Jateng Siap Perluas Pinjaman ke Kabupaten/Kota di Jateng
Warga antri untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di mobil layanan keliling Bank Jateng yang diparkir di Jl Mentri Supeno, gerbang utara stadion Manahan, Solo/jibi

Bisnis.com, SEMARANG—PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) mengaku siap untuk menigkatkan jangkauan penyaluran pinjaman ke pemerintah kabupaten dan kota di Jateng.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan, pihaknya membuka pintu kepada pemerintah kabupaten maupun kota yang akan mengajukan pinjaman ke Bank Jateng, terutama untuk mendanai proyek infrastruktur atau prasarana yang mampu mendongkrak perekonomian daerah.

Adapun baru-baru ini, Pemkab Sragen menjadi salah satu penerima pinjaman dari Bank Jateng.

Kredit senilai Rp200 miliar dengan tenor 3 tahun tersebut, resmi disalurkan setelah dilakukan penandatanganan surat kerja sama antara Supriyatno dengan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati pada Jumat (4/4) lalu.

“Kami membuka diri kepada kabupaten atau kota lain yang akan mengajukan pinjaman. Kredit ini diharapkan tidak hanya untuk pembangunan infrastruktur saja, tetapi juga untuk membiayai invesatasi lain seperti prasarana yang mampu mendongkrak pendapatan daerah,” ujarnya, Selasa (8/4).

Sementara itu, Direktur Bisnis Korporasi dan Komersil Bank Jateng Pujiono, mengatakan kredit Pemda yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur ini diharapkan bisa memunculkan potensi ekonomi di daerah.

“Akses barang dan jasa dari daerah yang terisolasi yang sebenarnya memiliki potensi tinggi tapi terkendala transportasi diharapkan bisa betul-betul menghidupkan ekonomi daerah. Kesejahteraan masyarakat di daerah juga meningkat,” katanya.

Selain Sragen, menurutnya sudah ada beberapa pemda lain yang mendapatkan kredit pinjaman. Daerah tersebut di antaranya Kudus, Klaten, Temanggung, dan Purwodadi.

Adapun, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengatakan fasilitas pinjaman tersebut diperuntukkan untuk pembangunan 72 fasilitas infrastruktur di Kabupaten Sragen.

Fasilitas infrastruktur itu yakni pembangunan tiga jembatan, 13 talud dan gorong-gorong serta 56 proyek peningkatan ruas jalan.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya