Stok BBM Jateng-DIY Ditambah 30%

Oleh: Hijriyah Al Wakhidah/JIBI 09 Mei 2018 | 12:49 WIB
Stok BBM Jateng-DIY Ditambah 30%
Ilustrasi./JIBI-Dwi Prasetya

Bisnis.com, SOLO—PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY menyiapkan tambahan stok bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 30 persen untuk mengantisipasi tingginya permintaan selama Bulan Puasa.

Penambahan stok BBM bakal dilakukan mulai pekan depan bertepatan dengan masuknya Bulan Puasa. Di wilayah Jateng DIY, Pertamina menyiapkan stok BBM sebanyak 14.879 KL per hari atau lebih tinggi dari stok harian sebanyak 11.515 KL.
Sedangkan untuk bahan bakar jenis elpiji, penambahan stok yang disiapkan mencapai 8% dari kebutuhan harian, yakni sebanyak 3.970 metrik ton atau lebih tinggi dari kebutuhan normal 3.674 metrik ton.

Unit Manager Communication&CSR Pertamina MOR IV Jateng DIY, Andar Titi Lestari, kepada wartawan, Selasa (8/5), mengatakan penambahan stok BBM dikhususkan untuk BBM jenis gasolin sedangkan untuk gasoil yakni BBM jenis solar, PT Pertamina tidak menambah stok karena konsumsi solar selama Bulan Puasa biasanya menurun.
Tahun lalu, penurunan konsumsi solar selama Puasa hingga menjelang Lebaran mencapai 17% karena ada pembatasan operasional kendaraan angkutan barang dan industri.

Selain menambah stok, PT Pertamina mulai menyiapkan beberapa fasilitas untuk menunjang pelayanan di jalur utama mudik dan jalan tol salah satunya tol Solo-Kertosono (Soker) yang segera dioperasikan.

Di tol Soker Pertamina akan membuka beberapa layanan seperti arus mudik tahun lalu,seperti membuka kios pertamax, motor pembawa BBM, dan mobile dispenser yang bisa langsung melayani pengendara.

Sementara, Marketing Branch Manager PT Pertamina Solo-Jogja, Dody Prasetya, menyampaikan selain agenda penambahan stok,PT Pertamina juga menjamin ketahanan stok baik untuk BBM maupun elpiji. BBM di wilayah Soloraya, misalnya, disuplai dari TBBM Boyolali dan TBBM Boyolali mendapatkan suplai dari Kilang MInyak Cilacap yang prosesnya melalui pipa.

Dengan sistem ini, seberapapun kebutuhan BBM yang diminta masyarakat Soloraya akan bisa dipenuhi.

Di wilayah Soloraya, lanjut Dody, stok BBM yang dipersiapkan selama bulan puasa selain solar mencapai 4.200 KL per hari naik dari kebutuhan harian rata-rata 3.200 KL per hari. PT Pertamina juga sudah membuat peta mitigasi bekerja sama dengan depot-depot terdekat jika terjadi kendala distribusi.

Sedangkan untuk kebutuhan elpiji khususnya alpiji 3 kilogram, Dody memperkirakan konsumsi masyarakat Solo selama Puasa akan meningkat 2,5% namun Pertamina menyediakan tambahan stok hingga 8% belum lagi ditambah pasokan fakultatif sebanyak 2%.

“Ada tambahan pasokan fakultatif sebanyak 2% sambil melihat penyerapannya seperti apa. Jika memang penyerapannya tinggi, kami siap menambah pasokan,” imbuh Dody.

Untuk wilayah Soloraya, kebutuhan elpiji 3 kilogram mencapai rata-rata 5,6 juta tabung per bulan.

Dia mendorong masyarakat Soloraya khususnya masyarakat mampu mulai beralih menggunakan elpiji nonsubsidi baik 5,5 kilogram maupun 12 kilogram. Untuk mendorong masyarakat menggunakan elpiji 5,5 kilogram, Pertamina mempermudah masyarakat untuk penukaran tabung yakni dua tabung 3 kilogram bisa ditukar 1 tabung 5,5 kilogram gratis.

Sumber : Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya