Tol Laut Jalur Selatan Jawa Diresmikan

Oleh: Yustinus Andri DP 10 Mei 2018 | 01:58 WIB
Tol Laut Jalur Selatan Jawa Diresmikan
Ilustrasi kapal yang termasuk program tol laut/Antara-Kornelis Kaha

Bisnis.com, SEMARANG—Tol laut di jalur selatan Pulau Jawa yang menghubungkan Dermaga Wijayapura Jawa Tengah dengan Banyuwangi, Jawa Timur dan Celukan Bawang, Bali diresmikan pada 9 Mei 2018 di Cilacap.

Kehadiran tol laut yang dihubungkan dengan pelayaran perintis tersebut ditargetkan dapat meningkatkan distribusi dan mobilitas di selatan Jawa. Pasalnya, jalur tersebut akan dilayani oleh kapal perintis berukuran 3300 GT dengan kapasitas 4.440 ton. Adapun, waktu tempuh yang dibutuhkan dari Dermaga Wijayapura Cilacap sampai Banyuwangi diperkirakan hanya akan mencapai 49 jam.

“Tol laut diyakini jauh lebih efektif dan efisien karena mampu mengangkut barang sangat banyak. Bahkan ke depan, rintisan tol laut wilayah selatan ini tidak hanya mengangkut barang, tapi juga penumpang atau manusia,” ujar Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, dalam keterangan resminya Rabu (9/5/2018).

Heru berharap, tol laut tersbeut akan memberikan efek pisitif bagi pengusaha besar maupun UMKM di pesisir selatan Jawa. Pasalnya, jalur tersebeut dipastikan akan menekan biaya pengiriman barang ke berbagai daerah.

Menurutnya, jika sebanyak 4.400 ton barang diangkut melalui jalur darat menggunakan truk, membutuhkan unit kendaraan yang banyak. Selain itu juga akan memakan waktu perjalanan lebih lama dibanding lewat jalur laut.

Mantan Bupati Purbalingga ini pun tengah mengusulkan adanya tol laut di pesisir utara, terutama di wilayah Jateng  yakni di Pelabuhan Tegal dan Pelabuhan Juwana, Kabupaten Pati. Langkah itu menurutnya akan mendukung aktivitas perdagangan antarpulau dari dan menuju jawa

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Candra Irawan mengatkan bawah pembangunan sarana transportasi laut menggunakan tol laut dalam rangka memperlancar arus penumpang, produk ke seluruh penjuru tanah air.

 “Jika dilihat dari wilayah, Cilacap ini memang sangat memerlukan. Adanya inisiatif dan proaktifnya pemerintah daerah bisa memberikan hasil yang saat ini akhirnya jalur perintis diadakan. Tidak menutup kemungkinan akan muncul tol laut baru di sejumlah pelabuhan lain,” kata Candra.

Adapun, rencananya, pengembangan angkutan laut perintis barang jalur selatan terdiri atas tiga tahap. Setelah melayani rute Cilacap–Banyuwangi–Celukan Bawang PP.

Selain itu, angkutan perintis laut selatan juga akan melayani rute antarkabupaten, yakni Cilacap–Pangandaran–Pelabuhan Ratu, kemudian kembali ke Cilacap–Kulon Progo–Pacitan–Prigi/Trenggalek–Banyuwangi–Celukan Bawang.

Sementara itu untuk tahap ketiga, akan dilakukan penambahan kapal dengan sistem crossing sehingga tercapai layanan yang efektif dan efisien.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menambahkan, dia memprediksi keberadaan tol laut ini mampu mendongkrak perekonomian masyarakat, terutama di daerah-daerah eks-Keresidenan Banyumas. Paslanya, menurutnya, pertumbuhan bisnis berbasis ekspor sedang tumbuh pesat.

Selain itu, dia juga berharap munculnya jalur tol laut lain yang ada di selatan Pula Jawa seperti jalur Cilacap-Yogyakarta, Cilacap Tegal, dan Cilacap-Tasikmalaya yang semuanya akan bermuara di Cilacap.

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya