Pemda di DIY Diminta Prioritaskan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata

Oleh: Newswire 13 Mei 2018 | 14:09 WIB
Candi Prambanan./Unesco.Org

Bisnis.com, YOGYAKARTA—Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata supaya tidak ditinggalkan wisatawan saat bandara New Yogyakarta International Airport di Kabupaten Kulon Progo dioperasikan.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY Sugeng Purwanto di Kulon Progo, Minggu (13/5/2018), mengatakan, persoalan pariwisata di DIY adalah aksesbilitas, maka infrastruktur menjadi prioritas utama pembangunan setempat.

"Di wilayah selatan, Pemda DIY sedang mempercepat pembangunan jalan jalur lintas selatan (JJLS) dan di wilayah barat pembangunan Bedah Menoreh yang menghubungkan bandara Kulon Progo dengan KSPN Borobudur," kata Sugeng.

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur jalan akan menggunakan anggaran pemkab hinhga pemerintah pusat, sesuai status jalan. Kalau jalan pemkab menggunakan anggaran kabupaten, begitu juga jalan provinsi akan menggunakan anggaran Pemda DIY. Pembangunan KSPN Borobudur merupakan program pemerintah pusat, tentunya juga menggunakan APBN.

"Pembangunan infrastruktur jalan juga tidak menutup kemungkinan menggunakam dana keistimewaan dengan mempertimbangkan status pembangunan," katanya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda DIY Budi Wibowo meminta rencana pembangunan jalan penghubung bandara Kulon Progo dengan KSPN Borobudur yang dilakukan memotong batuan di Bukit Menoreh menggunakan teori. Sehingga, bebatuan yang dipotong menyisakan wisata breksi dan menjadi tujuan wisata baru di Kulon Progo.

"Jangan hanya membuat jalan, tapi memotong tebing itu ada teori. Bagaimana memotong batu bisa menyisakan batu breksi. Kami berharap pembangunan jalan yang baru ke KSPN Borobudur dan Bedah Menoreh memampu menggerakan perekonomian masyarakat," katanya.

Budi mengatakan pemerintah pusat juga berencana memperlebar jalan utama Ngeplang-Nanggulan-Kalibawang-Magelang-Borobudur. Untuk mengimbangi pembangunan jalan tersebut, Pemda DIY membangun kawasan Agroteknopark di Wijimulyo, Kecamatan Nanggulan.

"Harapannya, Agroteknopark di Wijimulyo mampu menahan wisatawan supaya berwisata dan berlama-lama di DIY," katanya.

Selain itu, lanjut Budi Wibowo mengatakan Bupati Kulon Progo mengusulkan pembangunan kuliner perikanan higienis dan tempat pelelangan ikan higienis seperti di Jepang. Untuk itu, pembangunan Pelabuhan Tanjung Adikarto harus diselesaikan.

"Kalau kita tidak mulai menata dari sekarang, wisatawan hanya lewat di DIY," katanya.

 

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya