Menikmati Buka Puasa dengan Gulai Ayam Kurma

Oleh: Eva Rianti 18 Mei 2018 | 14:56 WIB
Menikmati Buka Puasa dengan Gulai Ayam Kurma
Gulai Ayam Kurma untuk Berbuka Puasa/Jibi-Eva Rianti

Menikmati sajian berbuka puasa menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Makanan yang manis biasanya menjadi hidangan yang utama. Makanan manis paling baik untuk kesehatan tubuh setelah cadangan glukosa penghasil energi dalam tubuh menurun sepanjang hari.

Akan tetapi, tidak jarang perut kita berdendang untuk segera menyantap lauk yang mengundang selera. Misalnya, aroma gulai ayam. Karena selera itu seperti sulit ditahan, makanan yang manis seperti kurma tidak menjadi prioritas. Bagaimana jika kita menyantapnya bersama-sama dalam satu menu, yakni Gulai Ayam Kurma?

Kendati tidak sepopuler rendang atau dendeng balado, gulai ayam kurma yang menjadi salah satu makanan khas Sumatra Barat ini juga memiliki keistimewaani. Perpaduan cita rasa Jazirah Arab atau India dengan Minang yang diperkaya dengan rempah memberikan sensasi rasa yang berbeda. Masakan Minang lainnya rata-rata memiliki cita rasa pedas.

Cara pembuatannya cenderung mudah dan cepat, sama seperti membuat gulai pada umumnya. Dalam waktu 1 jam, mungkin Anda sudah siap menghidangkannya.

Bahan-bahannya secara umum berupa daging ayam, santan cair dan kental, daun kunyit, serai, daun salam, daun jeruk, dan asam kandis yang dipadukan dengan beragam rempah, seperti cengkih, kayu manis, dan kapulaga. Tak lupa bumbu-bumbu halus.

Perpaduan Apel

Jika Anda suka berinovasi dalam memasak gulai ayam kurma, mungkin tertarik memadukannya dengan bahan lain yang bisa menghasilkan rasa yang lebih spicy.

Executive Chef di Amuz Gourmet Restaurant di Jakarta Stefu Santosa mengatakan, gulai ayam kurma bisa lebih nikmat jika dipadukan dengan apel. Menurut pengalamannya, apel menjadi salah satu produk yang cocok dipadupadankan ke dalam gulai ayam kurma dan menjadi makanan yang lebih enak.

"Kurma ikut dimasak bersama gulai. Saat proses pemasakan ditambahkan juga dengan potongan buah apel yang sudah dilumat," papar Stefu.

Menurutnya, dari proses pemasakan itu, ada campuran apel membuat gulai menjadi lebih kental dan menghasilkan rasa manis yang alami.

"Saya dulu pernah bikin makanan kari dari apel. Menurut saya, gulai dan kari hampir sama. Apel itu memberikan kekentalan dan rasa manis yang natural. Ditambah pula dengan manisnya kurma dimana orang-orang suka sekali makan kurma pada Ramadan," tegasnya.

Editor: Bambang Supriyanto

Berita Terkini Lainnya