Smartfren Prediksi Trafik Data di Jateng Naik 300% Saat Arus Mudik

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 07 Juni 2018 | 10:57 WIB
Deputy CEO PT Smartfren Telecom Tbk., Djoko Tata Ibrahim (tengah) dalam peluncuran kartu perdana dan voucher data Smartfren, Senin (19/2)/Pandu Gumilar

Bisnis.com, SEMARANG -- PT Smartfren Telecom Tbk. memprediksi kenaikan trafik data pada arus mudik di Jawa Tengah naik sampai 300%.

Untuk itu, Smartfren menyiagakan 60 mobile BTS demi melayani pelanggan agar tidak terjadi masalah saat melakukan perjalanan mudik.

Region Head Operation Network Smartfren Central Java Wahyudiono menuturkan dalam menghadapi mudik tahun ini, Smartfren lebih siap dengan memperkuat jaringan di beberapa lokasi yang diperkirakan akan mengalami kepadatan cukup tinggi.

"Tahun ini, kami lebih siap hadapi mudik. Sebanyak 60 mobile BTS akan menyebar ke beberapa titik kemacetan dan juga sejumlah rest area untuk berikan layanan prima bagi pengguna Smartfren," paparnya, Rabu (6/6/2018) malam.

Wahyu menyatakan Smartfren sudah menjangkau semua daerah di Jawa Tengah (Jateng). Saat ini, perseroan memiliki 2.665 BTS yang mampu menjangkau 35 kabupaten/kota dengan layanan 4G maupun 3G.

Beberapa jalur mudik yang menjadi prioritas Smartfren di Jateng yakni exit tol Pemalang - Pekalongan, gerbang tol Krapyak Semarang, exit tol Salatiga, jalur Magelang - Yogyakarta, Gombong - Purworejo, serta Yogyakarta - Solo.

"Beberapa jalur mudik menjadi prioritas kami dalam meningkatkan layanan karena enam jalur tersebut diprediksi akan terjadi trafik data yang cukup tinggi," ungkapnya.

Selain itu, Smartfren juga melakukan pemantauan langsung melalui Network Operation Center yang berada di Jakarta dan Surabaya. Hal ini penting untuk mengetahui daerah mana saja yang membutuhkan layanan khusus.

Pada 2018, Smartfren Central Java menargetkan memiliki 4.000 BTS di seluruh Jateng setelah sebelumnya hanya ada 2.665 BTS. Penambahan BTS diharapkan dapat semakin meningkatkan pelayanan untuk para pengguna Smartfren.

"Tahun ini, kami menargetkan ada 4.000 BTS yang tersebar di Jateng khususnya untuk beberapa daerah yang belum ada BTS dari Smartfren," sebut Wahyu.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer