Jelang Idulfitri Pengiriman Barang JNE Jateng Naik 30%

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 11 Juni 2018 | 15:54 WIB
Presiden Direktur PT TIKI Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Mohamad Feriadi menyampaikan pengalamannya pada acara Leaders Day Bisnis Indonesia, di Wisma Bisnis Indonesia, Jakarta, Selasa (13/3/2018)./JIBI-Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, SEMARANG - Bisnis jasa pengiriman barang di JNE Jateng mengalami peningkatan sampai 30% selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Hal ini, karena pada momen peak season seperti Ramadhan, Idul Fitri, dan yang lainnya, menjadi momen berbagi.

Wahyu Sangerti Alam, Branch Manager JNE Semarang mengatakan, momen ‘peak season’ banyak sekali masyarakat yang mengirim barang. Pasalnya, para pelaku UKM yang menjual beragam produk seperti makanan, pakaian dan sebagainya, mengalami peningkatan order karena kebutuhan masyarakat.

"Peak season memang menjadi momen bagi para pelaku UKM untuk banyak mengirim barang karena kebutuhan masyarakat yang banyak menjelang hari raya idul fitri," kata Wahyu Senin (11/6/2018).

Dia mencontohkan budaya memakai baju baru, suguhan beragam makanan untuk menyambut sanak saudara mau pun kerabat yang bertamu, dan yang lain sebagainya.

Menurutnya, kebutuhan pengiriman fisik barang yang diperdagangkan akan meningkat pula. Dikatakan, ada 900 outlet JNE yang tersebar seluruh Jateng dan siap melayani masyarakat dalam pengiriman barang.

Selain itu, lanjut dia untuk menghadapi banyaknya kompetitor JNE melakukan berbagai inovasi dan juga terobosan dalam setiap aktifitas pengiriman barang.

"Kita dapat melihat pada hal-hal yang dirasakan pelanggan dalam setiap aktifitas pengiriman. Seperti halnya, jumlah titik-titik layanan JNE dengan 6000 lebih titik layanan, sehingga mudah dijangkau oleh pelanggan dan beroperasi selama 24 jam non-stop untuk seluruh Kantor Cabang di Seluruh Indonesia selama Ramadhan dan Idul Fitri 1439 H," katanya.

Wahyu menyebut secara garis besar strategi bisnis JNE adalah mengeksplorasi peluang, diantaranya dengan meningkatkan kolaborasi yang saling menguatkan karena saat ini adalah era kolaborasi. Kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak untuk saling melengkapi, akan mendatangkan solusi untuk mengatasi berbagai tantangan di era digital.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer