PT Pos Regional 6 Targetkan Pertumbuhan 50%, Begini Strateginya

Oleh: Rheisnayu Cyntara 12 Juli 2018 | 08:23 WIB
Pemberian penghargaan kepada O-Ranger yang dinilai produktif selama quartal I tahun 2018 dalam acara Reward O-Ranger Q2 Regional 6 Jawa Tengah dan DIY, Rabu (11/7)./JIBI-Rheisnayu Cyntara

Bisnis.com, YOGYAKARTA – PT Pos Regional 6 Jawa Tengah dan DIY menargetkan pertumbuhan produksi maupun pendapatan sebanyak 50% pada semester II 2018 ini. Berbagai cara dilakukan, salah satunya dengan meningkatkan pelayanan melalui kemitraan O-Ranger.

O-Ranger merupakan mitra pos yang siap melakukan penjemputan kiriman surat dan paket pos sehingga masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke kantor pos. Cukup dengan memanggil O-Ranger, transaksi bisa dilakukan di tempat tanpa dipungut tambahan biaya. Program O-Ranger ini dilaksanakan serentak mulai 1 Oktober 2017 di 33 kantor pos wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Persyaratan menjadi O-Ranger sangatlah mudah, pendaftar hanya cukup memiliki smartphone Android V.5 (Lollipop) dan kendaraan bermotor, menyerahkan SKCK dan foto copy KTP dan mendaftarkan pada kantor pos terdekat.

Setelah dianggap lolos seleksi dan layak menjadi mitra, O-Ranger akan dibekali dengan pelatihan tentang product knowledge dan standar layanan PT Pos Indonesia. Dalam pelaksanaan aktivitas hariannya para O-Ranger akan dilengkapi dengan pakaian kerja dan peralatan yang diperlukan. Keuntungan yang diperoleh O-Ranger adalah menerima sumbangan uang transpor sebesar Rp20.000 sehari dan fee sebesar 10% dari transaksi yang diperoleh.

Kepala PT Pos Indonesia Regional 6 Jateng DIY, Dwi Indarmani mengatakan ada tiga hal yang menjadi pilar utama PT Pos, yakni outlet pos, agen pos, dan O-Ranger. Ketiga pilar tersebut harus kokoh dalam menopang bangunan PT Pos agar bisnisnya terus berkembang. Apalagi menurutnya PT Pos berkewajiban untuk memberikan warna kepada Indonesia berupa eksistensi dan kontribusi.

"Kita harus terus tumbuh positif agar semakin besar deviden yang kita berikan. Artinya kita harus meraih laba yang besar, pendapatan pun harus makin besar. O-Ranger juga harus terus tumbuh positif," tuturnya dalam acara Reward O-Ranger Q2 Regional 6 Jawa Tengah dan DIY, Rabu (11/7/2018).

Dwi menuturkan meskipun jumlah O-Ranger belum bisa disejajarkan dengan total karyawan PT Pos Regional 6 Jateng dan DIY, namun mereka ibarat pasak. Artinya PT Pos tak akan bisa berdiri tegak tanpa adanya O-Ranger. Sehingga pihaknya berharap para mitra pos ini mampu menempatkan diri sebagai bagian penting dari bisnis PT Pos. Apalagi O-Ranger ini merupakan upaya PT Pos untuk meningkatkan daya saing mengembangkan bisnis, dan meningkatkan pelayanan pada masyarakat.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer