Tekan Angka Kecelakaan Aptrindo Berikan Pelatihan Pengemudi Truk

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 07 Agustus 2018 | 16:05 WIB
Ilustrasi/Bisnis-Akhmad Mabrori

Bisnis.com, SEMARANG - Sebagai upaya menekan angka kecelakan lalu lintas di jalan raya, Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Tanjung Emas Semarang memberikan pelatihan dan sertifikasi bagi 40 pengemudi di Hotel Horison NJ Bubakan Semarang.

"Ada 40 pengemudi yang ikut dari anggota DPC Aptrindo Semarang. Ini harapannya supaya bisa menekan angka kecelakaan di jalan raya dan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Emas, sehingga keamanan pengemudi, barang dan kendaraan bisa meningkat," kata Ketua DPC Aptrindo Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Supriyono, Selasa (7/8/3018).

Dikatakan, pelatihan dan sertifikasi pengemudi ini merupakan kali pertama digelar di Indonesia dan diharapkan bisa menjadi contoh di pelabuhan lain.

"Pelatihan dan sertifikasi ini yang petama di Indonesia, mudah-mudahan berkesinambungan tapi tidak di Tanjung Emas saja, namun di semua pelabuhan di Indonesia, sehinga keselamatan pengemudi akan meningat," ujarnya.

Seusai diberikan pelatihan, lanjutnya pegemudi akan langsung di tes pada 11 Agustus 2018 mendatang, mulai dari tes mengemudi, persiapan jalan, cek keselamatan, perlengkapan dan tes wawancara. 

Ditambahkan, pelatihan dan sertifikasi menjadi penting guna meningkatkan daya saing pengemudi di tengah gencarnya persaingan tenaga kerja asing yang dikhawatirkan akan segera membanjiri Indonesia. 

"Supir asing di Jateng belum ada, tapi dengan adanya MEA tidak menutup kemungkinan driver-driver akan masuk Indonesia juga. Banyak perusahaan asing seperti Korea, dia cari driver dari negaranya, meski masih melayani dia sendiri tapi ini bisa jadi ancaman," ungkapnya. 

Dia melanjutkan saat ini ada sebanyak 500 pegemudi yang menjadi anggota Aptrindo. Ke depan kesemua pengemudi ditarget mendapatkan pelatihan dan sertifikasi hingga akhir 2019 mendatang.

"Ada 500 pengemudi yang menjadi anggota Aptrindo, dua bulan lagi secara berkala akan ada pelatihan kembali, semua harapannya bisa mendapatkan pelatihan dan sertifikat ini," terangnya.

Sementara itu, Kasubdit Dikyasa Polda Jateng, AKBP Indra K. Mangunsong menambahkan, kegiatan pelatihan dan uji kompetensi tersebut diharapkam bisa memberi dampak pengurangan angka kecelakan di jalan raya yang saat ini cukup tinggi, serta menjadikan pengemudi kian tertib berlalulintas.

"Kita berharap kegiatan uji kompetensi bisa mengurangi jumlah kecelakan sebanyak-banyaknya dan korban jiwa bisa diminimalisir. Semoga yang kadang terjadi 10 kecelakan bisa turun jadi 5, ini nanti akan kita anggap berhasil," ungkapnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya