Kerek Pertumbuhan Ekonomi, BI Siap Kembangkan 4 Desa Wisata di Jateng

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 30 Agustus 2018 | 13:47 WIB
Kerek Pertumbuhan Ekonomi, BI Siap Kembangkan 4 Desa Wisata di Jateng
Desa wisata Mengwi di Bali./Istimewa

Bisnis.com, MAGELANG -- Sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi desa, Bank Indonesia (BI) menargetkan bisa mengembangkan 3-4 desa wisata di Jawa Tengah (Jateng) sepanjang tahun ini. 
 
Kepala Perwakilan BI Provinsi Jateng Hamid Ponco Wibowo mengatakan desa-desa yang dibina nantinya akan diamati oleh tim yang menggali potensi desa wisata tersebut. Adapun program pengembangan yang dilakukan bakal lebih fokus pada sektor kebersihan.
 
"Ada satu tim yang menilai sejauh mana aktivitas masyarakat di sini. Ketika kita lihat bagus, bisa untuk dikembangkan, akan diberi fasilitas pengembangan terkait kebersihan. Ini karena sebagian pengunjung mempermasalahkan kebersihan, sehingga bantuan kami lebih ke merenovasi Mandi, Cuci, Kakus (MCK) dan lainnya untuk menambah kenyamanan wisatawan," paparnya, Rabu (29/8/2018).
 
Ponco menambahkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi masih minim, tapi sudah mulai tumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan. Porsinya bertambah 3,5% jika dibandingkan dengan tahun lalu. 
 
BI sebelumnya telah mengembangkan Desa Wisata Sembungan di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Pada Rabu (29/8), bank sentral Indonesia juga sudah menyerahkan program sosial pengembangan kawasan Desa Wisata di Desa Candirejo Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng.
 
Bantuan yang diberikan berupa pembangunan musala, pembangunan tempat wudu, pembuatan papan petunjuk kawasan, pembangunan MCK komunal, pembangunan 10 set tempat sampah permanen dan sarana transportasi kebersihan lingkungan (1 unit mobil pick up), serta melakukan perbaikan transportasi tradisional wisatawan (25 unit andong).

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya