Pemprov Jateng Optimalkan Aset Asrama Haji

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 13 September 2018 | 14:14 WIB
Pemprov Jateng Optimalkan Aset Asrama Haji
Sejumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Tegal tiba di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (8/8).Mereka dikarantina untuk pembekalan bimbingan ibadah haji dan dijadwalkan berangkat ke tanah suci Mekkah pada Selasa (9/8/2016)./Antara-Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, SEMARANG -- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memantau perkembangan aset daerah, salah satunya asrama haji. 
 
"Kami [DPRD] berharap badan yang mengelola aset daerah mampu memperhatikan semua aset seperti pendataan. Kalau bisa, dibentuk satuan tugas (satgas) di dalam badan agar lebih optimal pengelolaannya," kata Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah (Jateng) Masruhan Samsurie, Kamis (13/9/2018).
 
Menyinggung soal perkembangan kinerja Asrama Haji Donohudan, dia mengusulkan upaya peningkatan itu dilakukan dengan melakukan pemasaran yang lebih gencar.
 
"Seperti di Provinsi Jawa Timur, promosinya lebih gencar agar pendapatannya tinggi. Kalau soal haji, itu justru sebagai pendukungnya saja dan bukan yang utama. Selain itu, penamaan asrama sepertinya perlu diganti agar lebih menjual," lanjut Masruhan.
 
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jateng Romli Mubarok menilai Asrama Haji Donohudan layak untuk dioptimalkan karena asrama tersebut selama ini sudah menjadi citra Jateng.
 
"Untuk itu, persoalan pengelolaan asrama itu perlu diperjelas lagi karena di sini juga ada campur tangan Kementerian Agama," ucapnya.
 
Menanggapi hal itu, Kepala Unit Pengelola Aset Daerah Wilayah Surakarta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng Yulianti mengaku selama ini pihaknya selalu mengacu peraturan gubernur dalam pengelolaan aset. Untuk meningkatkan pendapatan, asrama juga menyediakan fasilitas penginapan dan pertemuan.
 
Untuk aset-aset lainnya milik Pemprov di wilayah Surakarta, dia menerangkan ada beberapa yang dioptimalkan dengan cara sewa. Skema sewa atau kerja sama dengan pihak lain diakui bisa membuat aset tersebut lebih terpelihara dengan baik.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya