Jatuh dari Lantai IV, Mahasiswa Fakultas Teknik UNS Meninggal

Oleh: Muhammad Ismail 13 September 2018 | 19:59 WIB
Jatuh dari Lantai IV, Mahasiswa Fakultas Teknik UNS Meninggal
Ilustrasi./JIBIPhoto

Bisnis.com, SOLO – Guntur Suryo Hapsoro, 20, warga Perum Griya Payung Indah B.B1 RT 001 /RW 015, Kelurahan Pudakpayung, Banyumanik, Semarang meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai IV kampus Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (13/9).

Guntur merupakan mahasiswa Teknik UNS Solo.

Informasi dihimpun Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), peristiwa tersebut terjadi pukul 12.30 WIB bermula saat seorang mahasiswa sedang duduk di lantai I Gedung 5 Fakultas Teknik arsitektur tiba-tiba mendengar suara benda jatuh. Mahasiswa tersebut mendekati sumber suara ternyata yang terjatuh adalah Guntur mahasiswa Teknik UNS.

Melihat kejadian tersebut langsung melaporkan kepada pihak keamanan fakultas dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jebres. Mahasiswa lainnya mencoba menghubungi mobil ambulans UNS untuk mebawa Guntur ke Rumah Sakit dr. Oen Kandangsapi, Jebres. Namun, Guntur meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol. Ribut Hari Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Polsek Jebres menerima laporan tersebut pukul 16.00 WIB langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Guntur meninggal dunia pukul 15.40 WIB di di RS dr. Oen Kandangsapi, Jebres. Hasil pemeriksaan sementara kejadian ini karena kecelakaan. Kami belum menemukan adanya keterlibatan orang lain dalam kasus ini,” ujar Fadli kepada JIBI, Kamis.

Kepala Prodi Arsitektur FT UNS, Amin Sumadyo, membenarkan Guntur adalah mahasiswa Program Studi Arsitektur Angkatan 2016 FT UNS. Informasi dari petugas keamanan di kampus peristiwa tersebut terjadi pukul 12.00 WIB. Guntur sempat diberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke RS dr. Oen Kandangsapi, Jebres.

“Takdir berkata lain, Guntur meninggal dunia saat sedang perjalanan menuju ke rumah sakit. Kami belum mengetahui peyebab kejadian ini. Pihak Fakultas masih berkoordinasi dengan Polresta Solo untuk mencari tahu penyebab kejadian ini,” kata dia.

Ia mejelaskan jasad Guntur langsung dibawa ke rumah duka di Semarang Kamis malam menggunakan mobil ambulans rumah sakit. Aktivitas perkuliahan berjalan seperti biasanya setelah kejadian ini.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya