KPUD Jateng: Ada 34.850 Pemilih Ganda

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 14 September 2018 | 15:30 WIB
KPUD Jateng: Ada 34.850 Pemilih Ganda
Mengecek akurasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) di laman https://sidalih3.kpu.go.id.

Bisnis.com, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Tengah menemukan sekitar 34.850 pemilih ganda dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Angka tersebut 0,13% dari total DPT yang ditetapkan oleh KPUD Jateng.

Adapun, jumlah DPT di Jawa Tengah berjumlah 27.430.269. Namun, setelah dicermati dan masukan dari beberapa partai politik jumlah DPT menyusut menjadi 27.395.415.

Data ini juga untuk mengoreksi Sistem data pemilih (Sidalih). Hal ini dilakukan agar data yang dilihat oleh publik sama persis.

Ketua KPUD Jateng Joko Purnomo mengatakan, adanya pemilih ganda antara lain disebabkan oleh beberapa faktor seperti meninggal dunia, kesamaan nama dan pemilih yang telah meninggal dunia, sebagian besar data masih Daftar Pemilih Sementara (DPS).

"Kami dari KPU siap menerima update data secara periodik sampai menjelang pemungutan suara. Nanti kami juga akan mencermati tentang pindah pemilih, sehingga jika pemilih pindah domisili masih bisa menggunakan hak pilihnya," kata Joko Jumat (14/9/2018).

Mengenai pindah pemilih Joko menjelaskan, akan melayaninya selambatnya H-30 kepada setiap KPU yang ada di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Hal ini dilakukan agar distribusi logistik sesuai dengan daftar pemilih yang ada saat ini.

Joko mengungkapkan, daerah dengan pemilih ganda paling tinggi ada di Kabupaten Banyumas. Dia menjelaskan, secara rata-rata pemilih ganda di setiap kabupaten/kota ada 500 sampai 1000 pemilih ganda.

"Kabupaten Banyumas memang menjadi daerah yang paling banyak didapati pemilih ganda. Namun secara rata-rata hanya 500-1000 pemilih ganda di setiap kabupaten/kota," ujarnya.

Lebih lanjut Joko menambahkan, KPU terus menerima berbagai masukan jelang pemungutan suara dalam gelaran Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 nanti.

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer