Adu 'Cantik' Kambing Kaligesing Bernilai Puluhan Juta

Oleh: Fahmi Ahmad Burhan 23 September 2018 | 19:42 WIB
Adu 'Cantik' Kambing Kaligesing Bernilai Puluhan Juta
Kambing Kaligesing mengikuti kontes open Piala Raja Kambing Kaligesing di Desa Wisata Nganggring, Desa Girikerto, Turi pada Minggu (23/9/2018)./JIBI-Fahmi Ahmad Burhan

Bisnis.com, SLEMAN — Perkumpulan Peternak Kambing Kaligesing Nasional (Kaligesing) dan Kelompok Ternak Mandiri Dusun Nganggring mengadakan open kontes Piala Raja Kambing Kaligesing.

Kontes diadakan selain untuk silaturahmi peternak, juga menyeleksi hasil bibit Kambing Kaligesing.


Kordinator Lapangan Panitia Piala Raja Kambing Kaligesing Eko Citraefa mengatakan acara tersebut diikuti oleh peserta peternak kambing Kaligesing di seluruh Indonesia.
“Selain silaturahmi, kami juga menyeleksi hasil bibit, dari kambing ini bisa dimanfaatkan susunya,” ujar Eko pada Minggu (23/9/2018).

Eko mengatakan kontes tersebut memperebutkan Piala Raja Kambing Kaligesing. Kambing Kaligesing merupakan jenis kambing Peranakan Etawa (PE) yang merupakan asli Kaligesing, Purworejo.

Kontes diadakan di Desa Wisata Nganggring, Dusun Nganggring, Desa Girikerto, Turi yang juga mempunyai kelompok ternak kambing Kaligesing.

“Ada 4 kategori, mulai dari kategori A,B,C, dan D, jantan maupun betina,” jelas Eko.
Masing-masing kategori mempunyai parameter tersendiri mulai dari tinggi badan sampai batasan gigi. Selain itu, yang menjadi poin penilaian yaitu semua bagian tubuh mulai dari kepala sampai kaki.

Eko mengatakan hal yang istimewa dari Kambing Kaligesing yaitu seninya. Kambing Kaligesing mempunyai ciri telinga melipat simetris menghadap ke depan, pola warna yang hitam putih, muka melengkung, postur yang tinggi kokoh dan bulu yang lebat.

Peternak kambing yang ikut kontes dari Pacitan Heri Widodo mengatakan sebelumnya ia sering mengikuti berbagai kontes dan menjuarainya seperti kontes Bupati Cup Pacitan juga kontes di beberapa kota lainnya. Ia mengatakan, setelah kontes, apabila berhasil juara, maka harga kambing akan meningkat 50%.

“Harga kambing saya yang saya ikutkan kontes di sini itu Rp15 juta, kalau menang, harganya bisa sampai Rp30 juta,” ujar Heri.

Ia mengatakan sebelum mengikuti kontes, kambingnya terlebih dahulu membutuhkan perawatan selama dua bulan. Perawatan yang dilakukan mulai dari memberi jamu khusus, makanan seperti ampas tahu, kangkung kering dan memberi vitamin.

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya