Jateng Jalin Kerja Sama Wisata dengan Sumatra Utara

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 28 September 2018 | 17:17 WIB
Jateng Jalin Kerja Sama Wisata dengan Sumatra Utara
Wisatawan menikmati suasana senja di Pantai Laendra, Desa Kemujan, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, Minggu (22/7/2018). Pantai berpasir putih yang dikelola oleh warga lokal keturunan Suku Bugis di kepulauan wisata bahari Karimunjawa berlokasi 22 kilometer ke arah utara dari pusat alun-alun Karimunjawa tersebut menjadi destinasi baru wisatawan untuk menikmati pemandangan matahari tenggelam./Antara-Aji Styawan

Bisnis.com, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Pemerintah Sumatra Utara kerja sama pertukaran wisatawan guna mendongkrak sektor ini di masing-masing daerah.

Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng Agung Haryadi mengatakan, sinergitas penting dilakukan guna menambah jumlah wisatawan domestik masuk ke Jawa Tengah. Pasalnya, tahun 2018 ini Pemprov menargetkan 44 juta wisatawan domestik masuk ke Jateng.

"Sinergitas ini penting dilakukan untuk mendongkrak wisatawan lokal mengunjungi Jateng. Menurut kami masyarakat Sumatra Utara menjadi salah satu target market wisatawan untuk mengunjungi Jawa Tengah," kata Agung Jumat (28/9/2018).

Menurutnya, kerja sama kali ini juga untuk meningkatkan nilai jual sejumlah tempat wisata di Jawa Tengah dengan pertukaran wisatawan baik dari Sumatera Utara ke Jawa Tengah maupun sebaliknya.

"Kerja sama ini sekaligus menjalin kemitraan pariwisata 2 Provinsi Jateng dan Sumut. Dukungan dari pemerintah pusat juga cukup baik untuk branding dan publikasi tempat-tempat wisata di Jateng dan Sumut, sehingga saling menguntungkan," terangnya.

Dikatakan Agung, Jawa Tengah mempunyai 4 wisata unggulan seperti Borobudur, Karimunjawa, Dieng dan Sangiran. Sementara di Sumatera Utara mempunyai tempat wisata yang sangat indah yakni Danau Toba dan Pulau Samosir.

Selain itu, pemerintah juga mendorong paket wisata Joglo Semar yakni (Jogja Solo Semarang). Sebab, ketiga kota tersebut merupakan jamur yang diminati oleh wisatawan sebagai sebuah paket wisata.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran Disporapar Sumatera Utara Mukhlis menuturkan, kerja sama kali ini dirasa penting untuk mendongkrak jumlah wisatawan domestik untuk singgah.

Menurutnya, Jawa Tengah merupakan salah satu market terbesar mengingat 33% masyarakat Sumatra Utara merupakan orang jawa.

Lebih lanjut, pihaknya ingin menunjukkan beberapa tempat wisata eksotis seperti Danau Toba, Pulau Samosir dan mengenalkan makanan khas Sumatera Utara. Hal ini, didukung dengan beroperasinya Bandara Silangit yang terletak berdekatan dengan Danau Toba.

"Kerja sama ini terus kami dorong agar masyarakat Jateng berwisata ke Sumatra Utara. Pasalnya di tahun 2017 saja wisatawan asal Jateng cukup banyak mencapai 45.000 jiwa," tuturnya.

Pihaknya juga menawarkan paket wisata 4 hari 3 malam untuk menjelajahi Sumatera Utara. Pasalnya, tiga lokasi unggulan yang menjadi andalan pariwisata di Sumut yakni Medan, Berastagi dan Danau Toba.

Muchlis berharap agar sinergitas antara dua provinsi ini mendatangkan respons positif di masyarakat, sehingga bisa mendatangkan keuntungan bagi masing-masing daerah.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya