13.000 Pendaftar CPNS Provinsi Jateng Tak Lolos Tes Administrasi

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 19 Oktober 2018 | 14:51 WIB
13.000 Pendaftar CPNS Provinsi Jateng Tak Lolos Tes Administrasi
Warga antre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polresta Depok, Jawa Barat, Selasa (18/9/2018). Antrean disebabkan banyaknya pemohon yang membuat SKCK sebagai salah satu syarat untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS). ANTARA-Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, SEMARANG - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Sri Puryono mengungkapkan sebanyak 43.000 pendaftar telah lolos tes administrasi CPNS di lingkungan Provinsi Jateng. Jumlah tersebut setelah adanya penyaringan CPNS dari yang semula 56.000 menyusut jadi 43.000 pendaftar.

"Sebanyak 13.000 pendaftar dinyatakan tidak lolos tes administrasi. Sekarang tinggal 43.000 pendaftar CPNS yang lolos ketahapan berikutnya untuk mengikuti seleksi yang akan mereka hadapi," kata Sri Jumat (19/10/2018).

Dikatakan Sri, pendaftar CPNS secara nasional berjumlah 2,36 juta sedangkan kebutuhan PNS mencapai 230.000, sehingga dapat disimpulkan yang diterima hanya 10% dari total pendaftar.

Sebanyak 51.271 pelamar yang diterima, rencananya ditempatkan di Intansi Pusat atau di 76 kementrian/lembaga. Sedangkan 186.774 sisanya di 525 Instansi Daerah.

Sebagai informasi, kuota yang dibutuhkan pada penerimaan CPNS di Jateng tahun ini adalah 1.926 orang. Rinciannya, untuk tenaga pengajar sebanyak 864 orang, tenaga kesehatan 803 orang, dan tenaga teknis 259 orang.

Selain itu, sebagian dari ribuan posisi lowong itu nantinya mengisi posisi pegawai negeri sipil atau aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa pensiun tahun ini. Mereka yang purna tugas, jumlahnya mencapai 1.682 orang.

Lebih lanjut, bagi pelamar CPNS Jateng yang lolos tahapan administrasi masih diwajibkan mengikuti tes kemampuan dasar. Di mana lokasi tes sendiri dibagi ke dalam empat tempat.

"Tempat testnya GOR Satriya, Wujil, Magelang, GOR diponegoro sragen, serentak sampai dengan November karena banyak pesertanya," katanya.

 

 

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya