Proyek Tol Jogja-Bawen Berpolemik, Ini Kata Jokowi...

Oleh: Imam Yuda Saputra 20 Oktober 2018 | 06:04 WIB
Proyek Tol Jogja-Bawen Berpolemik, Ini Kata Jokowi...
Presiden Joko Widodo seusai menggelar pertemuan dengan pengasuh Ponpes Girikesumo, K.H. Munif Muhammad Zuhri, di Mranggen, Demak, Jateng, Jumat (19/10/2018)./JIBI-Imam Yuda S.

Bisnis.com, SEMARANG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait polemik pembangunan proyek tol Bawen-Jogja.

Ia menilai tol Bawen-Jogja merupakan salah satu infrastruktur yang penting dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama yang berada di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pernyataan Jokowi itu disampaikan guna menanggapi polemik terkait pembangunan proyek tol Bawen-Jogja. Proyek tol sepanjang 71 kilometer (Km) yang menghubungkan Bawen di Kabupaten Semarang dengan Sleman di Yogyakarta itu mendapat penolakan dari Pansus DPRD Jateng sehingga tidak masuk dalam Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang baru.

Perda RTRW yang baru itu saat ini masih dalam tahap pengujian di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Tol Bawen-Jogja saat ini masih dalam proses studi. Akan segera kita putuskan. Infrastruktur yang menghubungkan itu akan memperkuat daya saing negara di era global seperti saat ini,” ujar Jokowi saat dijumpai wartawan di Ponpes Girikesumo, Banyumeneng, Mranggen, Demak, Jumat (19/10/2018) petang.

Jokowi menambahkan selama hampir lima tahun kepemimpinannya memang fokus pembangunan pada sektor infrastruktur. Hal itu dilakukan agar menjadikan Indonesia memiliki fasilitas yang mumpuni sehingga menunjang kebutuhan masyarakat.

“Baru tahap berikutnya pembangunan akan fokus pada sumber daya manusia [SDM]. Human capital itu sangat penting. Kalau dua itu bisa terpenuhi [pembangunan infrastruktur dan SDM] bisa mengantar negara ini lebih maju,” ujar Jokowi.

Sementara itu disinggung tentang proyek tol Trans Jawa di Jateng, Jokowi menyatakan seluruh akses tol yang saat ini tengah dikerjakan kemungkinan sudah bisa dioperasionalkan tahun 2019 nanti.

“Pejagan-Pemalang sepanjang 40 kilometer sudah jadi. Batang-Semarang, November nanti sudah bisa digunakan. Sedangkan, Desember giliran tol Salatiga-Solo,” imbuh mantan Wali Kota Solo tersebut.

Agenda Presiden Jokowi ke Jateng kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober. Selama di Jateng, Jokowi direncanakan singgah ke beberapa ponpes di Demak dan Semarang.

Setelah berkunjung ke Ponpes Girikesumo di Demak, Jokowi diagendakan berkunjung ke Ponpes Al Itqon, Tlogosari, Semarang, Sabtu (20/10/2018). Setelah itu, pada sore harinya, pasangan K.H. Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 itu akan bertolak ke Solo untuk menghadiri Apel Akbar Santri Nusantara 2018 di Benteng Vastenburg.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya