Bank Jateng Syariah Undi Hadiah Umroh, Ini 8 Pemenangnya

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 24 Oktober 2018 | 18:35 WIB
Bank Jateng Syariah Undi Hadiah Umroh, Ini 8 Pemenangnya
Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jateng Hanawijaya (7 dari kiri) tengah bersama perwakilan pemenang paket umroh saat pemberian hadiah Rabu (24/10/2018)./Bisnis-Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SEMARANG - Sebagai upaya meningkatkan layanan kepada nasabah, Bank Jateng Syariah kembali mengadakan undian Tabungan iB Bima periode pertama tahun 2018 dengan memberikan 8 paket umroh kepada nasabah setianya.

Adapun, pemenang pengundian tabungan iB Bima berasal dari berbagai cabang pembantu syariah yakni, Sukoharjo, Pekalongan, Unisulla, UMS, Sragen, Surakarta, Salatiga dan Kudus. 

Direktur Bisnis Ritel dan Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Jateng Hanawijaya mengatakan, pemberian hadiah umroh merupakan bentuk rasa terimakasih kepada para nasabah dalam menyimpan dana di Bank Jateng Syariah.

"Kegiatan kali ini merupakan wujud kepercayaan masyarakat terhadap kami, karena mereka sudah loyal untuk menyimpan dan di Bank Jateng Syariah," kata Hanawijaya saat melakukan pengundian Tabungan iB Bima Bank Jateng Rabu (24/10/2018). 

Menurutnya, nasabah akan turut bangga karena memiliki peran yang besar terhadap tumbuh kembangnya ekonomi syariah di Indonesia.

Selain itu, Bank Jateng Syariah terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik yang berujung kepada kepuasan nasabah dengan menghadirkan produk-produk serta layanan melalui187 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Tengah sertadi Yogyakarta.

"Masyarakat dapat memanfaatkan produk-produk Bank Jateng Syariah baik Giro, Tabungan, Deposito dengan bagi hasil yang kompetitif maupun pembiayaan untuk modal usaha, investasisertakebutuhan-kebutuhan lainnya," katanya.

Sementara untuk kinerja Bank Jateng hingga triwulan III tahun 2018 menunjukkan perkembangan usaha yang mampu tumbuh di tengah tekanan ekonomi global .

"Total aset telah mencapai Rp65,90 triliun dengan kontribusi UUS sebesar Rp3,50 triliun atau tumbuh sebesar 5,42% (YoY) dari posisi akhir triwulan III tahun 2017 (Rp62,51 triliun)," katanya.

Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp52,19 triliun dengan kontribusi UUS sebesar Rp2,07 triliun atau tumbuh sebesar 1,33% (YoY) dari posisi tahun sebelumnya (Rp51,51 triliun); pembiayaan yang disalurkan telah mencapai Rp45,57 triliun dengan kontribusi UUS sebesar Rp2,47 triliun atau tumbuh sebesar 11,43% (YoY) dari posisi akhir triwulan III tahun 2017 (Rp40,89 triliun).

Laba usaha sebesar Rp1,54 triliun dengan kontribusi UUS sebesar Rp94,74 miliar, menunjukkan adanya kenaikan sebesar 10,2% (YoY) dari posisi laba akhir triwulan III tahun 2017 (Rp1,39 triliun); tabungan iB Bima periode 30 Juni 2018 yang berhasil dihimpun mencapai Rp479 miliar dengan jumlah nasabah 36.411 sedangkan periode 30 September 2018 dana yang berhasil dihimpunan naik menjadi Rp518 miliar dan jumlah nasabah naik menjadi 38.367

"Menurut beberapa hasil riset, saat ini terjadi shifting atau pergeseran perilaku masyarakat dalam menggunakan jasa keuangan dengan prinsip syariah atau dapat disebut sebagai muslim market evolution, karena diyakini prinsip syariah memberikan keadilan bagi masyarakat melalui sistem bagi hasil yang diterapkannya" katanya.

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya