Airlangga Hartarto Resmikan Perluasan Pabrik Cairan Obat Dalam Sido Muncul Berbasis Industri 4.0

Oleh: Herdiyan 26 Oktober 2018 | 07:50 WIB
Airlangga Hartarto Resmikan Perluasan Pabrik Cairan Obat Dalam Sido Muncul Berbasis Industri 4.0
Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto (keempat kanan) didampingi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito (kelima kanan) dan Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (ketiga kanan) meresmikan perluasan pabrik cairan obat dalam (COD) di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang, Kamis (25/10/2018)./Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (Sido Muncul) meresmikan perluasan pabrik cairan obat dalam (COD) di Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang, Kamis (25/10/2018).

Peresmian pabrik ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto.

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyampaikan tujuan perluasan pabrik COD ini adalah untuk mengikuti permintaan pasar yang terus meningkat, sehingga membutuhkan ruang produksi yang lebih besar.

“Selain itu, juga meminimalisir kesalahan pada proses pembuatan produk jamu Sido Muncul. Teknologi yang digunakan lebih modern dan bahan-bahan yang akan dicampur sudah diatur dalam program, sehingga zero accident,” ujarnya, Kamis (25/10/2018).

Selain penandatangan prasasti, peresmian pabrik juga ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan bersama-sama oleh Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo, Staf Ahli Bupati Heru Purwantoro, dan Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.

Dalam sambutannya pada peresmian perluasan pabrik COD ini, Airlangga Hartarto menyebutkan bahwa dengan berdirinya pabrik yang memiliki teknologi serba otomatis ini, membuktikan Sido Muncul telah menerapkan Revolusi Industri 4.0 yang sejalan dengan program pemerintah, yakni Making Industri 4.0 di Indonesia.

Sebelumnya, pabrik COD baru telah melewati tahap uji coba perdana pada 23 April 2018, tepat pukul 8 lewat 8 menit 8 detik oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.

Pabrik yang didirikan di atas lahan seluas 17.000 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2 ini merupakan pengembangan dari pabrik sebelumnya yang dibangun pada 2007 lalu.

Pabrik COD lama didesain sesuai dengan kapasitas produksi saat itu, yaitu 80 juta sachet/bulan dengan proses produksi bersifat sistem tertutup dan semiotomatis. Sementara itu, pabrik COD baru dapat menghasilkan 200 juta sachet/bulan dengan proses produksi full otomatic.

Pabrik COD baru memiliki gudang bahan baku dan bahan jadi, ruang pengemasan primer hingga tersier, gudang bahan kemas, ruang pembuatan cairan obat dalam, ruang persiapan bahan baku, dan ruang alat-alat utility.

Editor: Herdiyan

Berita Terkini Lainnya