Bisnis.com, SEMARANG- Bus tingkat wisata yang baru diluncurkan Pemerintah Kota Semarang pada awal Oktober 2017 untuk melayani wisatawan berkeliling kota siap mampir menyinggahi objek wisata di kabupaten tetangga, yakni Kendal.
"Untuk nota kesepahaman (MoU) sudah dilakukan antara Pemkot Semarang dan Pemkab Kendal," kata Kepala Seksi Angkutan Barang Khusus dan Hewan Dinas Perhubungan Kota Semarang Andreas Catur Adi Kristanto di Semarang, Rabu (25/10/2017).
Bus "double decker" berkapasitas 70 orang yang dibeli oleh Pemkot Semarang seharga Rp3,5 miliar itu berada di bawah pengelolaan Dinas Perhubungan Kota Semarang, khususnya Seksi Angkutan Barang Khusus dan Hewan.
Selama ini, diakuinya, bus tingkat wisata yang diberi nama "Si Kenang" itu sudah melayani wisatawan mengunjungi destinasi wisata di Semarang, antara lain Kota Lama, Kelenteng Sam Poo Kong, dan Kampung Pelangi.
"Setiap Selasa-Kamis, kami jalankan tiga 'trip' (perjalanan, red.) berkeliling destinasi wisata, namun untuk akhir pekan, yakni Jumat-Minggu ada empat trip. Khusus Senin, 'off' untuk 'maintenance'," katanya.
Jam keberangkatannya untuk hari biasa atau reguler, yakni pukul 08.00, 11.00, dan 15.00 WIB, sementara untuk akhir pekan ditambah pada pukul 19.00 WIB pada Jumat, Sabtu, dan Minggu seiring banyaknya permintaan.
Akan tetapi, kata dia, pada hari Senin bus tetap dioperasikan meski hanya dua 'trip', yakni pukul 08.00 dan 11.00 WIB karena banyak permintaan dari sekolah, khususnya taman kanak-kanak (TK) untuk berkeliling menaiki bus itu.
Dengan adanya kerja sama dengan Pemkab Kendal, kata dia, "Si Kenang" tidak hanya melayani wisatawan mampir destinasi wisata di Semarang, tetapi juga akan singgah di sejumlah destinasi wisata di Kendal.
"Kami masih menunggu kesiapan dari Pemkab Kendal. Intinya, kami sudah siap. Ya, nanti 'trip'-nya untuk Kendal akan kami siapkan di hari Senin. Mungkin, setelah melayani rombongan anak-anak TK," katanya.
Andreas menyebutkan beberapa destinasi wisata di Kendal yang akan disinggahi "Si Kenang", di antaranya Pantai Cahaya dan Alun-Alun Kendal, tetapi secara pastinya masih menunggu kesiapan dari Pemkab Kendal.
"Ya, kemungkinan awal November 2017 sudah bisa mampir ke Kendal. Namun, tergantung kesiapan dari Pemkab Kendal karena masih ada proyek pengecoran jalan untuk akses masuk ke Pantai Cahaya," katanya.