Okupansi KA Joglosemarkerto Tinggi

Minat masyarakat terhadap kereta api (KA) Joglosemarkerto yang diluncurkan pada tanggal 1 Desember 2018 sangat tinggi.
Newswire | 03 Desember 2018 14:24 WIB
Kereta api (KA) Joglosemarkerto saat peluncuran di Stasiun Solo, Balapan, Solo, Sabtu (1/12). - JIBI/M. Ferri Setiawan

Bisnis.com, PURWOKERTO – Minat masyarakat terhadap kereta api (KA) Joglosemarkerto yang diluncurkan pada tanggal 1 Desember 2018 sangat tinggi, kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi V Purwokerto Supriyanto.

"Hal itu terlihat dari tingginya okupansi penumpang yang mencapai lebih dari 100 persen tempat duduk yang ada sejak KA Joglosemarkerto diluncurkan pada hari Sabtu (1/12) hingga hari ini," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin.

Ia mengatakan berdasarkan pantauan terhadap okupansi penumpang pada hari Sabtu (1/12), KA 223 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang yang diberangkatkan pada pukul 05.00 WIB mengangkut 416 penumpang atau 64 persen dari total kapasitas yang terdiri atas 100 tempat duduk kelas eksekutif dan 560 tempat duduk kelas ekonomi.

Sementara untuk KA 7079 Joglosemarkerto relasi Solo-Purwokerto-Semarang yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 10.25 WIB tercatat sebanyak 913 penumpang atau 138 persen, KA 7081 Joglosemarkerto relasi Semarang-Purwokerto-Solo yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 10.40 WIB mencapai 1.084 penumpang atau 164 persen, dan KA 7097 Joglosemarkerto relasi Purwokerto-Semarang-Solo yang diberangkatkan dari Stasiun Purwokerto pada pukul 17.15 WIB sebanyak 551 penumpang atau 83 persen.

"Okupansi penumpang pada hari Minggu (2/12) makin meningkat karena untuk KA 223 mengangkut 699 penumpang atau 106 persen, KA 7079 sebanyak 1.324 penumpang atau 201 persen, KA 7081 sebanyak 1.309 penumpang atau 198 persen, dan KA 7097 sebanyak 860 penumpang atau 130 persen. Demikian pula pada hari Senin (3/12), KA 223 sebanyak 841 penumpang atau 127 persen, KA 7079 sebanyak 1.393 penumpang atau 211 persen, dan KA 7081 sebanyak 1.242 penumpang atau 188 persen, sedangkan KA 7097 belum diketahui karena baru nanti sore diberangkatkan," jelasnya.

Supriyanto mengatakan tingginya okupansi tersebut disebabkan adanya penumpang yang naik dan turun di stasiun pemberhentian yang ada di sepanjang rute perjalanan KA Joglosemarkerto.

Menurut dia, tarif KA Joglosemarkerto yang menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut masih memberikan diskon sebesar 10 persen yang berlaku hingga tanggal 13 Desember 2018.

"Tarif KA Joglosemarkerto tergantung jarak tempuh, yakni berkisar Rp40.000 hingga Rp390.000 untuk kelas eksekutif dan Rp30.000 hingga Rp260.000 untuk kelas ekonomi. Kami memberikan diskon sebesar 10 persen untuk periode keberangkatan tanggal 1-13 Desember 2018," katanya.

Ia mengatakan tiket KA Joglosemarkerto dapat dipesan melalui kanal-kanal eksternal penjualan tiket kereta api maupun aplikasi "KAI Access" pada telepon pintar berbasis android.

"Dengan dibukanya relasi baru KA Joglosemarkarto diharapkan dapat mendukung koneksitas serta pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah Jawa Tengah maupun Yogyakarta. PT KAI selalu berinovasi serta tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA serta penumpang maupun barang yang diangkutnya," katanya.

Sumber : Antara

Tag : kereta api
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top