Jateng Percontohan KUR Khusus Peternakan Rakyat 

Kementerian Koordinator Perekonomian bersama Badan Usaha Milik Negara meluncurkan Kredit Usaha Rakyat khusus bagi peternakan rakyat. Jawa Tengah dijadikan pilot project peluncuran KUR Peternakan dan akan menjadi role model di Indonesia.
Alif Nazzala Rizqi | 06 Desember 2018 13:19 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (ketiga kiri) bersama Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kiri) saat berada di Wonogiri, Jateng. - Istimewa

Bisnis.com, WONOGIRI - Kementerian Koordinator Perekonomian bersama Badan Usaha Milik Negara meluncurkan Kredit Usaha Rakyat khusus bagi peternakan rakyat. Jawa Tengah dijadikan pilot project peluncuran KUR Peternakan dan akan menjadi role model di Indonesia.

Peluncuran KUR khusus peternakan rakyat dilakukan secara langsung oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution di Desa Kebonagung Kabupaten Wonogiri, Kamis (6/12/2018)

Hadir pula sejumlah pejabat seperti Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Iskandar Simorangkir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Bupati Wonogiri Edi Santosa dan pejabat lainnya. Hadir pula sejumlah Direktur Perbankkan yang berada di bawah naungan BUMN.

"Konsep KUR khusus peternakan rakyat di Wonogiri Jateng ini yang akan kami jadikan role model nasional," kata Darmin dalam keterangan resmi.

Darmin mengatakan, dengan adanya penyaluran KUR khusus peternakan rakyat ini, penyaluran KUR di Indonesia akan semakin meningkat tiap tahunnya. Selama ini, bidang tersebut belum dilayani oleh perbankkan.

"Tahun ini saja sampai Oktober penyaluran KUR kita mencapai Rp113 triliun. Dengan adanya KUR khusus peternakan rakyat ini, saya yakin penyaluran KUR kita akan semakin meningkat dan tahun depan saya prediksikan bisa mencapai Rp140 triliun," terangnya.

Menurut Darmin sektor pertanian peternakan dan industri kecil yang dapat berproduksi lanjut Darmin memang akan terus didorong.

"Untuk itu saya meminta kepada semua bank penyalur KUR untuk mempermudah penyaluran kepada masyarakat. Jangan mencari-cari alasan agar masyarakat gagal mendapatkan KUR, harus dibantu," tegasnya.

Darmin juga berterima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah mendorong penyaluran KUR dengan sangat baik. Bahkan, penyaluran KUR Jateng kata dia merupakan tertinggi nasional.

"Dari total Rp113 triliun KUR nasional tahun ini, Jateng dapat menyalurkan Rp20,4 triliun atau 17,5%," kata Darmin.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan sebenarnya Jateng memiliki beberapa titik sektor peternakan yang sudah siap. Mereka sudah terbentuk, dilatih, dan berjalan cukup lama.

"Dulu bantuan 20 sapi sekarang sudah jadi 90-an sapi, ini bukti bahwa usaha peternakan rakyat yang kami bina berjalan baik," ucapnya.

Wonogiri lanjut Ganjar memang akan dijadikan sebagai sentra peternakan rakyat yang dibantu dengan KUR. Ia juga membenarkan jika nantinya Wonogiri akan menjadi model untuk pengembangan KUR khusus peternakan di Indonesia.

"Selain pemberian KUR, kami sudah kerja sama dengan banyak pihak termasuk dari Australia tentang bagaimana cara beternak yang baik, cara manajemen dan pakan yang baik cara memasarkan dan sebagainya. Artinya, setelah akses permodalan beres dengan KUR ini, dengan kerja sama pihak luar negeri ini maka bisnis peternakan Jawa Tengah akan semakin baik," katanya.

Tag : jateng, kur
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top