Empat Daerah Rawan Provokasi di Jateng Diberi Perhatian Lebih

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah mewaspadai kerawanan konflik saat pelaksanaan Pemilu 2019 pada empat wilayah di Jawa Tengah.
Empat Daerah Rawan Provokasi di Jateng Diberi Perhatian Lebih
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 11 April 2019  |  15:58 WIB
Empat Daerah Rawan Provokasi di Jateng Diberi Perhatian Lebih
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Jateng, Ibnu Kuncoro saat memberikan keterangan kepada wartawan. - Bisnis/Alif Nazzala R.

Bisnis.com, SEMARANG - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah mewaspadai kerawanan konflik saat pelaksanaan Pemilu 2019 pada empat wilayah di Jawa Tengah.

Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Kesbangpol Jateng, Ibnu Kuncoro mengatakan, berdasarkan kajian yang dilakukan di lapangan, empat wilayah terpantau memiliki indeks kerawanan pemilu tinggi lantaran kondisi masyarakat mudah terjadi gesekan.

Dia merinci keempat wilayah rawan tersebut terdiri dari, Soloraya, Banyumas, Pekalongan, dan Pati.

"Daerah rawan ada di Soloraya, Banyumas, Pekalongan, Pati dan satu kecil di Kota Semarang. Itu pemetaan dari teman-teman kami di lapangan, sehingga daerah itu akan diberikan porsi pengawasan lebih," kata Ibnu, Kamis (11/4/2019).

Dikatakan, dari keempat wilayah tersebut, Soloraya menjadi yang paling diwaspadai lantaran masyarakat Soloraya menjadi satu-satunya di Jateng yang masyarakatnya mudah tersulut provokasi.

"Kayak Solo ini akan kita tambahkan pengawasan dari kepolisian Jakarta untuk menjaga betul agar jangan sampai terjadi. Karena Solo itu sumbu pendeknya Jawa Tengah, gampang terpancing," jelasnya.

Selain mewaspadai wilayah rawan tersebut, pihaknya juga khawatir dengan kondisi media sosial yang saat ini sudah terpecah belah, saling menghina satu dengan yang lain demi memperoleh suara.

"Di medsos ini menjadi awan hitam, saling hina dan menjatuhkan untuk memperoleh suara. Kita jaga jangan diteruskan. Jangan sampai dunia medsos, dunia maya turun ke dunia nyata. Kalau itu terjadi benturan luar biasa," ucapnya.

Disebutnya, dalam waktu dekat Kesbangpol Jateng akan melakukan pertemuan dengan semua pimpinan baik Bupati/Walikota, Kapolres, Dandim, KPU, Bawaslu, tokoh agama, hingga partai politik untuk bersepakat menjaga Pemilu 2019 berjalan damai, serta ikut menjaga Jateng agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan.

"Kita negara besar dengan toleransi tinggi, sejarahnya gitu. Kita harus menjadikan Pemilu menyenangkan, tidak gontok-gontokan," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019, jawa tengah

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top