Sisi Lain Pemilu 2019, Petugas KPPS Karanganyar Meninggal Saat Betugas

Korban menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar.
Wahyu Prakoso
Wahyu Prakoso - Bisnis.com 18 April 2019  |  13:29 WIB
Sisi Lain Pemilu 2019, Petugas KPPS Karanganyar Meninggal Saat Betugas
TPS 017 Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar, lokasi Suharto, 50, jatuh dari sepeda motor.

Bisnis.com, KARANGANYAR – Seorang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) bernama Suharto, 50, jatuh dari sepeda motor di TPS 017 Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Karanganyar, Karanganyar, Rabu (17/4).

Korban menghembuskan nafas terakhir saat perjalanan menuju ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar.

Seorang saksi, Miranto, 50, menjelaskan, pada pukul 17.30 WIB, proses penghitungan suara DPRD kabupaten dihentikan sementara untuk istirahat, salat, dan makan (Ishoma). Setelah selesai makan, korban berpamitan untuk mandi di rumah kepada empat rekan KPPS yang berjaga.

“Korban minta izin mandi sebentar supaya badan lebih segar. Dia mengendarai sepeda motor Kharisma. Sampai di samping gedung TPS, korban bertemu keponakannya yang mengendari sepeda motor Mio. Lalu menukar sepeda motor dengan sepeda motor Mio yang dikendarai keponakannya. Saat korban menaiki sepeda motor Mio [masih dalam keadaan berhenti], tiba-tiba dia jatuh,” katanya kepada JIBI saat ditemui di lokasi.

Miranto menjelaskan, korban jatuh dengan bagian dahi membentur tangga teras TPS. Korban dalam keadaan sadar dan segera dilarikan ke rumah sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar. Namun, korban menghembuskan nafas terakhirnya ketika dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Korban meninggalkan dua orang anak dan istri yang tinggal di Dusun Jati RT 002 RW 010, Kelurahan Tegalgede, Kacamatan Karanganyar.

Lurah Tegalgede, Sawiji Hartanto, mengatakan, turut berbelasungkawa atas meninggalnya Suharto. Dia menjelaskan, korban telah mengabdikan diri untuk kelancaran Pemilu 2019 di Kelurahan Tegalgede yang bertugas sebagai perlindungan masyarakat (Linmas).

“Beliau meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit. Semoga khusnul khotimah. Segala amal kebaikannya diterima Tuhan. Selama hidupnya sangat baik dalam kegiatan bermasyarakat dan aktif organisasi,” katanya kepada Espos saat ditemui di rumah Suharto.

Dia menjelaskan, Hartanto memiliki riwayat penyakit asam lambung. Pada Kamis pekan lalu baru pulang dari perawatan di RSUD Kabupaten Karanganyar. Kemarin malam pukul 21.30 WIB jenazah sampai di rumah duka dari Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar. Malam kemarin keluarga langsung memandikan jenazah yang rencananya dimakamkan pada Kamis (17/4).

Komisioner KPU Karanganyar Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat, Devid Wahyuningtyas, mengatakan, KPU Kabupaten Karanganyar turut berduka cita atas kepergian Suharto saat bertugas.

“Kami ucapkan terimakasih atas pengabdian beliau, kami mendoakan mudah-mudahan menjadi amal ibadah beliau,” ungkapnya kepada JIBI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pilpres 2019

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top