Tingkat Partisipasi Pemilu di Jateng Tembus 80 Persen

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat, memaparkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 di Jateng capai 80 persen.  
Alif Nazzala Rizqi | 18 April 2019 19:13 WIB
Cagub Jateng nomor urut 1 Ganjar Pranowo (kiri) bersama istri Siti Atiqoh, memperlihatkan surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, di tempat pemungutan suara (TPS) 2, Kelurahan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/6/2018). - ANTARA/R. Rekotomo

Bisnis.com, SEMARANG - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah Yulianto Sudrajat, memaparkan tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019 di Jateng capai 80 persen.  

Yulianto mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat Jawa Tengah karena masyarakat sudah banyak yang sadar untuk menggunakan hak pilihnya, sehingga tak heran partisipasi dalam pemilu meningkat.

"Saya mengapresiasi dari warga Jawa Tengah yang menggunakan hak pilihnya. Terbukti di pemilu kali ini antusiasme masyarakat sangat tinggi," Kamis (18/4/2019).

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan,  peran serta aparat kemanan TNI maupun Polri ikut yang bertugas memberi rasa aman bagi masyarakat untuk memilih. Dia memastikan, pemilu serentak kemarin (17/4) berjalan dengan lancar.

Menurutnya, TNI dan Polri sudah bekerja dengan maksimal mulai dari pengawalan kotak suara ke TPS maupun saat pemilu berlangsung. Dia mengimbau, kepada masyarakat yang berbeda pilihan untuk terus menjaga kerukunan.

"Setelah pemilu saya imbau kepada masyarakat untuk terus jaga persaudaraan, meskipun berbeda pilihan tetapi harus beraktivitas seperti biasa," tuturnya.

Sementara itu, Ganjar juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat di Jawa Tengah agar tidak termakan oleh berita bohong atau hoax yang bisa memecah belah persaudaraan. Warga Jateng diminta untuk tetap tenang dan menjalani aktivitas sehari-hari.

"Sekali lagi jangan percaya dengan hoax. Masyarakat setelah pemilu tetap beraktivitas seperti biasa, jangan percaya kabar bohong yang bisa memecah belah. Meskipun berbeda tetap bersaudara," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, Pilpres 2019

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top