Ganjar Persilakan Masyarakat Laporkan Dugaan Pelanggaran Pemilu 2019

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempersilakan pihak-pihak yang tidak menerima hasil Pemilu 2019 untuk menempuh prosedur yang telah ditetapkan hukum.
Alif Nazzala Rizqi | 12 Mei 2019 10:34 WIB
Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melakukan rekapitulasi surat suara di tingkat Kecamatan di GOR Kelapa Gading, Jakarta, Senin (22/4/2019). - Antara

Bisnis.com, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempersilakan pihak-pihak yang tidak menerima hasil Pemilu 2019 untuk menempuh prosedur yang telah ditetapkan hukum.

Pernyataan itu disampaikannya sebagai tanggapan isu maraknya ketidakpercayaan masyarakat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). 
 
Dia mengatakan jika seseorang melihat ada sesuatu yang tidak benar, maka sebenarnya tugasnya adalah menunjukkan hal itu.

"Secara konstitusional semua sudah diatur, kalau ada pelanggaran laporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Kalau ada yang tidak terima dengan hasil ini, ada lembaga banding dan silahkan menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK)," tegas Ganjar, Minggu (12/5/2019).

Dia melanjutkan dengan menyertakan bukti-bukti, maka proses hukum akan berjalan lancar. 

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menuturkan berdasarkan hasil koordinasi dengan TNI/Polri dan KPU, hasil rekapitulasi surat suara Jateng akan dibawa ke KPU pusat pada Senin (13/5) pagi.
 
"Nantinya, surat suara itu akan dikawal penuh oleh TNI/Polri sampai di titik akhir," ucapnya.

Rycko memandang secara keseluruhan, pelaksanaan Pemilu 2019 di Jateng berjalan damai, lancar, jujur, adil, dan demokratis. Dia berterima kasih kepada semua pihak, terutama masyarakat, yang telah mendukung kelancaran pesta demokrasi ini.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jateng, Pemilu 2019

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup