Mudik Gratis Jawa Tengah, Ini Fasilitas dan Tujuannya

Sebanyak 70 bus yang akan diberangkatkan pada 13 Juni menuju Jakarta dan sekitarnya.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 22 Mei 2019  |  13:56 WIB
Mudik Gratis Jawa Tengah, Ini Fasilitas dan Tujuannya
Sejumlah penumpang kereta api berada di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/4/2019). PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai membuka pendaftaran progam Mudik Gratis 2019 kepada masyarakat mulai tanggal 26 April 2019 hingga 8 Mei 2019 dengan menyediakan 2.500 kursi, yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan dijalan raya saat mudik lebaran. - Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Bisnis.com, SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan program mudik gratis bagi warga luar Jateng yang ingin berlebaran di kampung halaman masing-masing.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah, Bambang Panular mengatakan, program mudik gratis dari Jawa Tengah ke luar Jawa Tengah merupakan kegiatan rutin tiap tahun.

"Ini sudah memasuki tahun ke enam. Tahun ini, kami sediakan 15 bus yang akan diberangkatkan di halaman Kantor Gubernur Jateng pada 1 Juni mendatang," kata Bambang, Rabu (22/5/2019).

Bambang menjelaskan, ke-15 bus tersebut akan melayani para pemudik yang berasal dari luar Jawa Tengah. Ada 12 daerah tujuan dari program mudik gratis tersebut, di antaranya Serang, Jakarta, Bandung, Sukabumi, Madiun, Blitar, Malang, Surabaya, Jember, Situbondo, Pacitan dan Majenang.

"Dari hasil survei kami, daerah-daerah itu yang paling banyak diminati. Namun tidak menutup kemungkinan, kami akan menampung juga kota tujuan lainnya," paparnya.

Sementara untuk arus balik lebaran, pihaknya telah menyiapkan 70 bus yang akan diberangkatkan pada 13 Juni menuju Jakarta dan sekitarnya. Rencananya, bus akan diberangkatkan dari Asrama Haji Donohudan.

"Kami juga menyediakan dua rangkaian Kereta Api yang akan diberangkatkan pada 13 Juni dari Stasiun Balapan dan 14 Juni dari Semarang Tawang," tuturnya.

Program mudik gratis tersebut lanjut Bambang dilakukan tidak hanya untuk mengurangi angka kecelakaan di jalanan. Namun, program itu juga digunakan untuk memberikan fasilitas kepada warga yang kurang mampu untuk berlebaran di kampung halaman masing-masing.

Secara nasional lanjut Bambang, PT Jasa Raharja ditunjuk sebagai Satgas Mudik Nasional yang diselenggarakan BUMN. Tahun lalu, ada 62 BUMN yang terlibat, dan tahun ini meningkat menjadi 104 BUMN.

"Tahun lalu kami bersama BUMN memberangkatkan 200.000 pemudik, dan tahun ini jumlahnya akan meningkat menjadi 252.000 pemudik," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengapresiasi kegiatan mudik yang digelar PT Jasaraharja dan BUMN. Apalagi, dengan program mudik gratis dari Jawa Tengah menuju daerah lain.

"Jadi mudik itu tidak hanya dari Jakarta, tapi dari Semarang menuju daerah lain juga ada," kata Ganjar.

Pihaknya mengatakan sangat senang dengan program ini. Apalagi, program tersebut sudah berjalan rutin tiap tahun dan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Mungkin hanya perlu dilakukan inovasi agar program ini lebih menarik masyarakat," tegasnya.

Disinggung terkait persiapan mudik Lebaran, Ganjar mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak termasuk kementerian dan dinas terkait. Sejumlah persiapan sudah dilakukan dengan matang untuk kesuksesan mudik lebaran tahun ini.

"Minggu depan kami akan melakukan rapat bersama lagi untuk memastikan kesiapan jelang mudik Lebaran," katanya. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semarang, mudik gratis

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top