Pemudik Moda Kereta Api di Daop VI Tumbuh 6 Persen

Selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, jumlah penumpang di Daop VI Yogyakarta mencapai 681.511 orang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Juni 2019  |  17:19 WIB
Pemudik Moda Kereta Api di Daop VI Tumbuh 6 Persen
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong kereta 'Sleeper Luxury 2' yang dirangkaikan dengan kereta Argo Lawu jurusan Gambir-Solo Balapan sebelum berangkat di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (28/5/2019). PT. Kereta Api Indonesia meluncurkan generasi baru kereta 'Sleeper Luxury 2' yang hanya memuat 26 kursi. - ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Bisnis.com, SOLO – Jumlah pemudik dengan moda transportasi kereta api pada momentum Lebaran 2019 di Daop VI Yogyakarta mengalami kenaikan 6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu seiring dengan perbaikan pelayanan yang diberikan oleh PT KAI (Persero).

"Selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, jumlah penumpang di Daop VI Yogyakarta mencapai 681.511 orang," kata Manager Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto di Solo, Selasa (18/6/2019).

Ia mengatakan angka ini meningkat dari periode sama tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 643.607 orang. Menurut dia, salah satu peningkatan pelayanan yang diberikan oleh PT KAI kepada penumpang yaitu ketepatan waktu.

"Bagi kami, pantang KA telat sampai 15 menit. Oleh karena itu, kami juga mengimbau masyarakat untuk melakukan estimasi waktu perjalanan ke stasiun agar jangan sampai telat," katanya.

Selain itu, pihaknya juga berupaya memastikan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan para penumpang.

"Kondisi inilah yang berdampak positif pada tingginya animo masyarakat untuk memanfaatkan jasa kereta api," katanya.

Sementara itu, tidak hanya peningkatan pelayanan untuk KA jarak jauh tetapi pihaknya juga memberikan kemudahan pada pemesanan tiket KA lokal secara "online" atau daring.

"Mulai bulan Juni, masyarakat bisa membeli tiket KA lokal secara 'online' hingga 4 tiket dengan satu akun. Kalau sebelumnya kan satu akun hanya bisa digunakan untuk membeli satu tiket," katanya.

Ia mengatakan langkah tersebut diambil seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang untuk KA lokal.

Sebagaimana diketahui, KA lokal yang beroperasi di bawah Daop VI yaitu KA Kalijaga relasi Solo Balapan-Semarang Poncol, KA Sidomukti relasi Solo Balapan-Stasiun Tugu Jogja, dan KA Prambanan Ekspres relasi Solo Balapa-Stasiun Tugu-Stasiun Kutoarjo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kereta api

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top