Pawon Semar Ciptakan Magnet Dahsyat Lahirkan Start Up PawonSemarMall

Paguyuban Wong Semarang (Pawon Semar) menyambut positif Kota Semarang dinobatkan 1 dari 10 nominasi Kota/Kabupaten Kreatif Indonesia yang ditetapkan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf RI).
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  02:30 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Paguyuban Wong Semarang (Pawon Semar) menyambut positif Kota Semarang dinobatkan 1 dari 10 nominasi Kota/Kabupaten Kreatif Indonesia yang ditetapkan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf  RI).

Masuknya Kota Semarang sebagai salah satu kota kreatif di Indonesia menjadi lompatan besar bagi Kota Semarang atas pengakuan nasional.

Ketua Umum Pawon Semar Mayjen (Purn) TNI Hendardji Soepandji mengatakan Kota Semarang yang menjadi nominee sebagai Kota Kreatif ini tentu juga akan didukung Pawon Semar dan menjadi program serta agenda penting perkumpulan wong Semarang.

“Pawon Semar sangat siap menyukseskan Semarang sebagai destinasi pariwisata utama nasional dan internasional dengan kreatifitas warga dan para pemangku kepentingan lainnya,” ujar Hendardji saat Halalbihalal Pawon Semar yang dipusatkan di pelataran Anjungan Jateng, TMII, Jakarta Timur, Minggu (23/6/2019).

Mantan Danpuspom TNI ini juga mengapresiasi niat baik Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang mengajak perkumpulan para perantau Semarang di Jabodetabek, khususnya Koperasi Pawon Semar bisa terlibat aktif dalam pengembangan ekonomi kreatif sehingga bisa meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota Pawon Semar.

Bahkan, Walkot Hendrar Prihadi menyatakan kesediaannya sebagai brand ambassador untuk Pawon Semar Mall dan Endorser untuk produk-produk UMKM pilihan Pawon Semar Mall.

Hendardji menyebut Koperasi Pawon Semar dalam waktu dekat juga akan menyesuaikan bisnis yang dilakukan secara digital dengan menciptakan marketplace sendiri yang diisi oleh berbagai usaha para anggota dan pengusaha koperasi, termasuk sebagai pengguna atau pembeli produk-produk dalam aplikasi ini.

PawonSemarMall yang menjadi nama startup ini akan menjadi kekuatan komunitas Pawon Semar sebagai koperasi dalam mengembangkan dan memberdayakan serta membesarkan e-commerce besutan wong Semarang.

Kekuatan komunitas, kata Hendardji, membedakan PawonSemarMall dengan startup raksasa nasional seperti Tokopedia dan Bukalapak yang baru memiliki kekuatan komunitas setelah perusahaan membesar.

"Jadi kami sudah punya komunitas lebih dulu. Ini akan menjadi kekuatan warga Semarang yang ingin memperkuat silaturahmi lewat e-commerce di era digitalisasi," jelas adik kandung mantan Jaksa Agung Hendarman Soepandji ini.

Ini, lanjutnya, menjadikan organisasi akan besar sesuai harapan anggotanya jika terjadi interaksi positif dalam silaturahmi secara produktif yang akan ikut mengantarkan maju dan berkembangnya UMKM yang dikelola oleh wong Semarang.

Konsep e-commerce mereka cukup unik karena mengutamakan keanggotaan koperasi Pawon Semar sebagai mesin penggeraknya.

Ketua Koperasi Pawon Semar, Setyo Edy mengatakan dalam pengelolaan Pawon Semar Mall akan memiliki iuran pokok dan iuran wajib yang akan menjadi kekuatan e-commerce ke depan. Cara ini mengadopsi konsep serupa di Inggris yang disebut Go Cooperative.

Setyo menyebut  jumlah keanggotaan koperasi Pawon Semar saat ini baru sekitar 250 orang dari perkiraan 20 ribu warga Semarang yang ada di Jakarta. Sementara Paguyuban baru memiliki 400 anggota dengan 13 kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Itu artinya masih banyak pekerjaan pengurus Pawon Semar untuk mengajak warganya untuk bergabung ke e-koperasi.

Hendardji menegaskan, meskipun terdengar ekslusif, tapi target pasar dan wilayah kerja PawonSemarMall nantinya bersifat nasional.

"Kami akan memajukan ini perlahan. Sekarang anggota koperasi baru ratusan orang ditambah warga Kota Semarang sekitar 1,6 juta juga akan kami ajak ikut bergabung. Namun secara umum ke depan, kami ingin ini bisa menasional," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
semarang

Editor : Herdiyan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top