Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penjualan Properti di Semarang Belum Menggembirakan

Pameran Property Ekspo Semarang ke empat yang berlangsung di mal Paragon Semarang, belum menunjukkan tren yang menggembirakan.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 23 Juli 2019  |  15:49 WIB
Pameran Property Ekspo ke 4 di Mal Paragon Semarang. - Bisnis/Alif Nazzala R.
Pameran Property Ekspo ke 4 di Mal Paragon Semarang. - Bisnis/Alif Nazzala R.

Bisnis.com, SEMARANG – Pameran Property Ekspo Semarang ke empat yang berlangsung di mal Paragon Semarang, belum menunjukkan tren yang menggembirakan. Pasalnya, pada pameran tersebut hanya terjual 19 unit rumah.

Pameran yang berlangsung dari tanggal 10 sampai 21 Juli 2019 yang diikuti oleh delapan pengembang dan dua pendukung nyatanya belum memberikan dampak signifikan terhadap penjualan rumah.

Ketua Panitia Property Ekspo Semarang Dibya K Hidayat mengatakan, pertengahan tahun ini penjualan rumah trennya kurang bagus. Sebab, pada awal pameran (Property Ekspo Semarang) pertama di tahun 2019 rumah terjual 41 unit.

"Meskipun mengalami penurunan, tapi pembelian untuk tipe rumah menengah keatas cukup mendominasi dengan harga rata-rata diatas Rp1 miliar," kata Dibya Selasa (23/7/2019).

Di sisi lain lanut dia, pasar milenial sangat prospektif sehingga harus segera diantisipasi pemerintahan maupun perbankan dengan regulasi yang tepat.

Generasi milenial, lanjutnya dalam membeli rumah juga tidak terlalu pemilih. Asal dia menyukainya ia bisa saja langsung membeli rumah yang ditemukannya.

"Permintaan milenial sebentar lagi ke sana (membeli rumah), dalam waktu dekat. Mereka generasi yang berkembang pesat. Rumah tidak pilih-pilih, sesuai yang disuka," katanya.

Lebih lanjut Dibya berharap kepada perbankan untuk menyediakan KPR dengan jangka waktu panjang. Hal tersebut untuk mengakomodir para generasi muda yang ingin segera memiliki rumah sendiri.

"Kalau kami dari pengembang pengennya ada KPR sampai 30 atau 35 tahun untuk para milenial. Jika itu terlaksana pasti akan menarik dan diharapkan mendongkrak penjualan rumah," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan semarang
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top