Gerobak Kopi Keliling Jadi Strategi DIY Angkat Produksi Lokal

Pemda DIY mendukung kopi lokal dengan 20 gerobak keliling, Kopi Darling, untuk promosi dan pemasaran di Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman.
Pedagang memilah biji kopi./Bisnis-Himawan L Nugraha.
Pedagang memilah biji kopi./Bisnis-Himawan L Nugraha.
Executive Brief
  • Pemerintah Daerah DIY menyiapkan 20 unit gerobak kopi keliling bernama Kopi Darling untuk mempromosikan kopi lokal.
  • Penyaluran gerobak dilakukan bertahap ke Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman, dengan 10 unit pada Juli dan 10 unit pada Agustus.
  • Kopi Darling dilengkapi peralatan penyeduhan kopi layaknya kedai berjalan, bertujuan meningkatkan pemasaran dan nilai jual kopi lokal DIY.

* Executive Brief ini dibantu dengan menggunakan AI

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan bantuan berupa gerobak kopi roda dua keliling atau Kopi Darling untuk mendukung promosi sekaligus pemasaran produk kopi lokal.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti di Yogyakarta, Sabtu (11/7/2026), mengatakan bantuan tersebut dikoordinasikan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY dengan total sebanyak 20 unit yang akan disalurkan kepada kabupaten penghasil kopi di DIY.

"Ini kami rencanakan ada 20 unit, sementara 10 unit akan kami bagikan ke tiga kabupaten, Bantul tidak masuk karena memang belum memiliki produk kopi," katanya.

Made menjelaskan penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap, yakni 10 unit pada Juli dan 10 unit lainnya pada Agustus dengan sasaran distribusi ke Kabupaten Kulon Progo, Gunungkidul dan Sleman.

"Juli ini ada 10 unit, kemudian Agustus nanti ada 10 unit lagi," ujarnya.

Menurut dia, Kopi Darling dirancang menggunakan sepeda motor yang dilengkapi berbagai peralatan pendukung penyeduhan kopi sehingga dapat digunakan layaknya kedai kopi berjalan.

"Jadi ada grinder kopinya, pokoknya seperti peralatan yang biasa digunakan barista," katanya.

Made berharap bantuan tersebut dapat memperkuat pemasaran produk kopi lokal sekaligus meningkatkan nilai jual, branding dan perekonomian daerah penghasil kopi di DIY.

"Harapan kami, produk kopi lokal semakin dikenal masyarakat, nanti kopinya bisa diracik langsung dengan peralatan yang ada di sepeda motor tersebut," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar Kopi Darling dimanfaatkan untuk mempromosikan kopi asli daerah, bukan menjual kopi instan atau kopi saset.

"Kalau membuat kopi, gunakan produk kopi lokal, bukan kopi instan atau saset, karena kualitas kopi kita tidak kalah enak," katanya.

Add Bisnis.com as a preferred source on Google

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro