Rute KA Wijayakusuma Diperpanjang sampai Banyuwangi

Oleh: Farida Trisnaningtyas 29 Agustus 2018 | 12:57 WIB
Rute KA Wijayakusuma Diperpanjang sampai Banyuwangi
Ilustrasi pengecekan kereta api./Bisnis-Alif Nazzala Rizqi

Bisnis.com, SOLO — PT Kereta Api Indonesia memperpanjang rute KA Wijayakusuma hingga Banyuwangi mulai 1 September 2018. Perpanjangan rute ini untuk kian memenuhi kebutuhan masyarakat akan transportasi darat yang nyaman dan tepat waktu.

Sebelumnya KA Wijayakusuma ini melayani relasi Cilacap-Yogyakarta-Solo PP. Namun demikian, mulai 1 September 2018 diperpanjang sampai dengan Banyuwangi melalui rute Stasiun Surabaya Gubeng.

“Perpanjangan KA Wijayakusuma ini merupakan langkah PT KAI dalam memberikan layanan kepada masyarakat yang akan berpergian ke Jawa Tengah, DIY maupun Jawa timur karena potensi wisata di tiga provinsi tersebut sangat tinggi. Per 1 September perjalanan KA Wijayakusuma hanya melayani 1 kali perjalanan Cilacap-Banyuwangi PP,” kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, Rabu (29/8).

Lebih lanjut ia memaparkan rangkaian KA Wijayakusuma terdiri dari 4 kereta eksekutif dengan kapasitas tempat duduk 200 dan 3 kereta ekonomi premium berkapasitas 192 tempat duduk. PT KAI pun memberikan tarif promo Rp220.000 untuk keberangkatan 1-30 September 2018.

Di sisi lain, untuk tarif khusus go show (pembelian mulai 2 jam sebelum jadwal KA); Cilacap-Yogya Rp110.000 (Eks), Rp60.000 (Premium); Cilacap-Solo Rp120.000 (Eks), Rp70.000 (Premium); Kutoarjo-Yogya Rp45.000 (Eks), Rp25.000 (Premium); Kutoarjo-Solo Rp75.000 (Eks), Rp45.000 (Premium); Yogya-Solo Rp55.000 (Eks), Rp40.000 (Premium).

Di samping itu, untuk jadwal KA Wijayakusuma relasi Cilacap-Banyuwangi via Surabaya Gubeng, berangkat dari stasiun Cilacap pukul 14.10 WIB dan akan berhenti di Stasiun Maos (14.35 WIB), Kroya (14.51 WIB), Sumpiuh (15.06 WIB), Gombong (15.45 WIB), Kebumen (16.29 WIB), Kutoarjo (17.14 WIB), Stasiun Yogyakarta (18.09 WIB), Solo Balapan (19.05 WIB), Solo Jebres (19.22 WIB), Sragen (19.58), Madiun (21.24 WIB), Nganjuk (22.10 WIB), Kertosono (22.34 WIB), Jombang (22.57 WIB), Mojokerto (23.21 WIB), Surabaya Gubeng (23.59 WIB), Sidoarjo (00.53 WIB), Bangil (01.17 WIB), Probolinggo (02.21 WIB), Klakas (03.04 WIB), Jember (04.10 WIB), dan stasiun akhir Banyuwangi masuk pada pukul 07.02 WIB.

Selanjutnya berangkat dari Stasiun Banyuwangi pukul 11.05 WIB, Jember (13.40 WIB), Probolinggo (15.33 WIB), Bangil (17.08 WIB), Sidoarjo (17.36 WIB) Surabaya Gubeng (18.05 WIB), Mojokerto (19.09 WIB), Jombang (19.49 WIB), Kertosono (20.10 WIB), Nganjuk (20.43 WIB), Madiun (21.28 WIB), Solo Balapan (22.52 WIB), Yogyakarta (23.47 WIB), Kutoarjo (00.49 WIB), Kebumen (01.32 WIB), Gombong (02.01 WIB), Kroya (03.40 WIB), Maos (04.14 WIB) dan masuk Stasiun Cilacap pada pukul 04.42 WIB.

“Kalau rutenya hanya sampai Solo mubazir. Maka dari itu, kami menjangkau lebih jauh hingga ke Banyuwangi. Ini supaya bisa semakin memudahkan masyarakat untuk bepergian,” jelasnya.

Sumber : JIBI/Solopos

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya