Perang Dagang Pengaruhi Penjualan Mitsubishi di Jateng

Perang dagang antara Amerika Serikat–China, ternyata berimbas pada bisnis otomotif di Jawa Tengah, yakni turunnya penjualan mobil
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 18 Oktober 2019  |  16:00 WIB
Perang Dagang Pengaruhi Penjualan Mitsubishi di Jateng
Mitshubishi exhibition di Mall Paragon Semarang

Bisnis.com, SEMARANG - Perang dagang antara Amerika Serikat–China ternyata berimbas pada bisnis otomotif di Jawa Tengah, yakni turunnya penjualan mobil.

Selain perang dagang, kondisi pertumbuhan bisnis makro dan mikro yang melambat pun menjadi salah satu penyabab sedikit lesunya bisnis otomotif.

Deputy Grup Head of Sales & Dealer Management Region 2 & 3 Jateng, PT. Mitsubishi Motor Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Amiruddin mengatakan, jika melihat kondisi pasar otomotif di Semarang dan Jawa Tengah, saat ini memang terdapat penurunan penjualan imbas dari perang dagang, ataupun kondisi bisnis yang melambat, coba disiasati dengan menggelar event promo akhir tahun. 

“Kami coba mendongkrak penjualan dengan event dengan menjak empat diler yang ada di Jawa Tengah terutama di akhir tahun, dengan berbagai promo menarik,” katanya dalam event Mitsubishi exhibition di Semarang Jumat (18/10/2019).

Dalam event tersebut, lanjut dia, mengajak empat diler yang ada di bawah PT. MKKSI, yakni Borobudur Otomo Mobil (BOM) Tugu, Bumen Redja Abadi, Sun Star Motor Banyumanik dan MT. Haryono guna menggenjot penjualan akhir tahun. Event Year End Festival digelar pada Rabu (16/10) sampai Minggu (20/10) mendatang. 

“Program akhir tahun ini, kami manergetkan bisa mencapai 200 SPK. Yakni 150 unit Xpander, 40 unit Pajero, dan sisanya adalah Eclipse Cross, Outlander dan Triton,” tuturnya.

Sementara itu, secara penjualan Mitsubishi di Jawa Tengah menurut dia memang mengalami penurunan. Namun dari segi market share, jelas Amiruddin malah mengalami peningkatan atau semakin kuat. Secara nasional untuk Xpander market sharenya 28% dari Januari sampai Agustus, Pajero Sport 44%. 

“Sedangkan di Jawa Tengah,  market share Xpander 26%, sementara itu di Semarang market share Pajero Sport 51% dan Xpander 24%. Jawa Tengah memiliki kontribusi 10% di nasional dan Semarang 30 persen dari market share Jawa Tengah,” jelasnya. 

Kontribusi dalam event akhir tahun ini, lanjut dia, adalah realiasi penjualan di Semarang selama satu bulan disetiap diler yang ada.

Pihak MMKSI juga memberikan penwaran bagi konsumen, yang berkesempatan mendapatkan emas 3 gram, voucher belanja. Selain itu juga paket liburan ke Jepang, satu unit Pejero Sport, dan tiga unit Xpander untuk diundi. 

“Kami berjuang keras untuk mempertahankan market share dan meningkatan penjualan mulai Oktober ini, tentunya dengan program promo khusus yang digelar oleh Mitsubishi,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jateng, mitsubishi

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top