Elektabilitas Ganjar tak Terbendung, Basis Suara Sudirman Said Terpecah

Oleh: Alif Nazzala Rizqi 21 Juni 2018 | 17:12 WIB
Dua pasangan bakal cagub-cawagub Jawa Tengah Ganjar Pranowo (depan, kedua kanan)- Taj Yasin (depan, kanan) dan Sudirman Said (depan, kedua kiri)-Ida Fauziyah (depan, kiri), berbincang dengan sejumlah bakal cabup-cawabup dalam pilkada Jateng, sebelum menjalani tes kesehatan di RSUP Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/1)./ANTARA-R. Rekotomo

Bisnis.com, SEMARANG - Lingkaran Survei Indonesia menyebut Ganjar Pranowo semakin tak terbendung untuk memenangi pemilihan Gubernur Jateng yang akan berlangsung Rabu (27/6/2018).

Sunarto Ciptoharjono, Direktur LSKP LSI Denny JA, menyatakan telah melakukan survei kepada 440 responden dengan wawancara tatap muka yang menunjukan Ganjar Pranowo masih unggul atas rivalnya Sudirman Said. 

"Ganjar-Yasin pada bulan april hasil survei elektebilitasnya 50.3%, juni meningkat 54.0% . Sedangkan Sudirman said-Ida Fauziyah pada april elektebilitasnya 10.5%.  Bulan Juni meningkat 13.0%. Kemudian tidak menjawab pada bulan april 39.2% dan juni 33.0% ," kata Sunarto Kamis (21/6/2018).

Menurut Sunarto, hampir mustahil Sudirman Said-Ida Fauziyah akan mengejar pasangan nomor urut 1 Ganjar Pranowo dan Taj Yasin. Pasalnya, sampai akhir masa kampanye survei mana pun menempatkan Ganjar Pranowo sebagai pemenang di Pilgub Jateng 2018. 

Dia mengungkapkan, terdapat migrasi suara dari tubuh partai pengusung Sudirman Said dan Ida Fauziyah ke Ganjar Pranowo dan Taj Yasin. 

"Dari pemilih grass root partai hanya Gerindra yang setia memilih sudirman said, PKS ini terbelah, PAN juga terbelah, sedangkan PKB pemilihnya berhasil dicuri oleh ganjar pranowo. Sementara parta pengusung ganjar semua solid dan konsisten," katanya.

Sementara itu, popularitas Ganjar Pranowo juga semakin menanjak, karena 96% warga Jawa Tengah mengenalnya. Hal ini berbanding terbalik dengan lawannya Sudirman Said yang popularitasnya hanya 71%.

Dikatakan Sunarto popularitas Ganjar yang tinggi dirasa wajar karena dia merupakan petahana yang memimpin Jateng selama 5 tahun. Sementara lawannya Sudirman Said merupakan pemain baru dalam dunia politik. 

"Ganjar mempunyai popularitas 96.6% masyarakat mengenal ganjar. Sudirman hanya 63.9% saja. Ditambah kepuasan kinerja periode kemarin mencapai 71% masyarakat puas, dan potensi bisa dipilih lagi," ujarnya. 

Pasangan Calon Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo-Taj Yasin juga menguasai 13 teritori dapil pemilihan di seluruh Jawa Tengah. Kecuali terdapat kasus kasus tertentu dapat membalikan suara pemilih. 

"Soal kasus e KTP, 74.5 persen responden mendengar. Tetapi, hanya 13.9% yang percaya ganjar terlibat, dan 38.1% tidak yakin ganjar telibat. Mengingat waktu yang kian sempit ganjar kian tak terbendung diambang periode ke 2," katanya.

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya