FWD Life Alokasikan Rp500 Miliar Untuk IT

Oleh: Gloria Natalia Dolorosa 30 Agustus 2018 | 14:32 WIB
FWD Life Alokasikan Rp500 Miliar Untuk IT
Prosesi pembukaan kantor pemasaran FWD Life ke-10 di Yogyakarta oleh Direktur Utama FWD Life Choo Sin Fook, Director & Chief Agency Officer FWD Life Hendra Thanwijaya, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DI Yogyakarta Untung Nugroho, dan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Kamis (30/8)./Dok. FWD Life

Bisnis.com, YOGYAKARTA -- Perusahaan asuransi jiwa berbasis digital PT FWD Life Indonesia menganggarkan Rp500 miliar untuk investasi teknologi dan informasi di Indonesia.

Direktur Utama FWD Life Indonesia Choo Sin Fook mengatakan nilai investasi tersebut dikucurkan sejak berdirinya FWD Life di Indonesia hingga dua tahun mendatang. FWD Life mendapat izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2015.

"Setiap hari, kita terlibat dengan IT [Information and Technology] . Dari permulaan kami sampai hari ini dan dua tahun lagi, kami menanam di sini Rp500 miliar hanya untuk teknologi saja," ujarnya dalam peresmian kantor pemasaran PT FWD Life Indonesia di Yogyakarta, Kamis (30/8/2018).

Belanja IT merupakan salah satu belanja pokok FWD Life karena perusahaan menerapkan teknologi digital sebagai basis produk dan layanan. Nilai investasi IT juga termasuk belanja teknologi untuk keperluan kantor pemasaran di Yogyakarta yang baru saja diresmikan.

Menurut Choo, Yogyakarta menjadi lokasi ke-10 kantor FWD Life karena dua hal. Pertama, tingkat literasi keuangan di Yogyakarta berada di urutan kedua se-Indonesia setelah Jakarta.

Kedua, koneksi teknologi dan informasi di Yogyakarta berada di urutan pertama di Indonesia.

Berdasarkan laporan keuangan unit konvensional (unaudited) FWD Life Indonesia pada kuartal I/2018, total liabilitas Rp979,66 miliar dan total ekuitas Rp408,5 miliar.

Sementara itu, pendapatan selama tiga bulan pertama tahun ini mencapai Rp170,8 miliar, turun 8,91% dari periode sama 2017. Adapun rugi setelah pajak dalam kuartal I/2018 naik 20,54% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp105,02 miliar.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya