Aptrindo Tanjung Emas Semarang Gandeng Isuzu Sosialisasikan Sistem Common Rail

Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Cabang Tanjung Emas Semarang menggandeng Isuzu Semarang mensosialisasikan truk bermesin common rail kepada para driver dan mekanik.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 11 Februari 2019  |  16:54 WIB
Aptrindo Tanjung Emas Semarang Gandeng Isuzu Sosialisasikan Sistem Common Rail
: Kepala Bengkel Isuzu Semarang, Khumaidi bersama Ketua Aptrindo Cabang Tanjung Emas Semarang, Supriyono saat memberikan penjelasan kepada para driver - Alif

Bisnis.com, SEMARANG- Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Cabang Tanjung Emas Semarang menggandeng Isuzu Semarang mensosialisasikan truk bermesin common rail kepada para driver dan mekanik. 

Ketua Aptrindo Cabang Tanjung Emas Semarang, Supriyono mengatakan, pengenalan truk bermesin common rail itu guna meningkatkan kemampuan ataupun skill para driver di dalam berkendara maupun perawatan kendaraan. 

"Melalui pelatihan ini driver diharapkan dapat mengetahui bagaimana mengemudikan truk common rail sebagaimana teorinya. Selain itu driver juga harus tahu bagaimana perawatan harian truk yang dikemudikan," katanya Senin (11/2/2019).

Dia mengatakan, pada tahap sosialisasi yang digelar dua hari itu diikuti sedikitnya 30 driver anggota Aptrindo Cabang Tanjung Emas Semarang. Nantinya, kata dia kegiatan itu akan dilakukan secara rutin minimal enam bulan sekali. 

Adapun, jumlah driver anggota Aptrindo Cabang Tanjung Emas Semarang mencapai sebanyak 750 driver beserta armadanya dan 50 driver cadangan.

"Kami juga harapkan driver yang sudah dilatih bisa menularkan ke teman-teman driver lainnya. Itu biasanya akan jadi lebih cepat pemahaman dengan teknologi cummon rail ini," ucapnya.

Dia menambahkan, pengenalan tersebut juga dilakukan mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi gas buang.

Saat ini, memang 70% truk anggota Aptrindo Cabang Tanjung Emas memang masih bermesin manual. Namun jika aturan tersebut segera diberlakukan pihaknya akan segera menyesuaikan. 

"Kami jauh-jauh hari kita persiapkan apa itu truk bermesin common rail bagi driver," terangnya. 

Sementara itu, Kepala Bengkel Isuzu Semarang, Khomaidi menambahkan, pengenalan truk bermesin common rail sangat penting bagi mekanik dan terutama. 

Lewat pengenalan ini minimal para driver tahu karakter kendaraan karena tiap merek pasti berbeda-beda. Ditambah paling tidak tahu perawatan harian, ada gejala-gejala tidak.

"Apabila ada gejala kerusakan bisa dilaporkan ke bagian terkait sehingga kendaraan tak rusak parah, karena keselamatan driver dan kendaraan terjaga di jalanan," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pelabuhan tanjung emas, Aptrindo

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top