Lubang di Sungai Kalasan, Begini Tindakan Normalisasinya

Lubang menganga di Kali Kuning yang menyedot air sungai masuk sempat jadi perbincangan di media sosial beberapa hari terakhir.
Miftahul Ulum
Miftahul Ulum - Bisnis.com 12 Februari 2019  |  13:54 WIB
Lubang di Sungai Kalasan, Begini Tindakan Normalisasinya
Pekerja menyelesaikan penambalan lubang bekas tanah amblas di Bendung Samberembe, Kali Kuning, Dusun Sambirejo, Selomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (12/02/2019). - JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto

Bisnis.com, SEMARANG – Lubang menganga di Kali Kuning yang menyedot air sungai masuk sempat jadi perbincangan di media sosial beberapa hari terakhir.

Video berdasarkan kejadian Jumat (08/02) sekitar pukul 11.00 WIB itu terjadi dikarenakan derasnya debit air akibat musim hujan.

Belakangan fenomena tersebut diketahui akibat adanya struktur dam yang jebol. Sehingga fakta tersebut mematahkan spekulasi adanya sinkhole atau lubang akibat runtuhan tanah.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo menjelaskan air yang masuk ke dalam tanah di saluran irigasi/sungai disebabkan adanya kebocoran di cekdam tua di Sleman. "Bukan karena sinkhole karena bukan daerah karts. Adanya lubang bocor di sisi cekdam menyebabkan aliran lewat lubang tersebut," jelasnya melalui Twitter.

Pewarta foto Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) Harian Jogja juga mengabadikan penanganan lubang tersebut. Pekerja menimbun dan memperkuat struktur dasar di lubang sebelum ditutup.

Pekerja menyelesaikan penambalan lubang bekas tanah amblas di Bendung Samberembe, Kali Kuning, Dusun Sambirejo, Selomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (12/02/2019). Penambalan dilakukan agar tidak mengancam keberadaan bendungan yang telah berusia 39 tahun tersebut./JIBI-Harian Jogja-Desi Suryanto

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bnpb, unik

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top