Apel Kebangsaan Semarang, Ini Daftar Artis, Pengamanan & Rute Transportasi

Acara akan digelar di beberapa lokasi, seperti di Lapangan Pancasila, di Jl Pahlawan, Jl Pandanaran dan Jl Achmad Yani.
Yudi Supriyanto & Alif Nazzala R.
Yudi Supriyanto & Alif Nazzala R. - Bisnis.com 15 Maret 2019  |  19:08 WIB
Apel Kebangsaan Semarang, Ini Daftar Artis, Pengamanan & Rute Transportasi
Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah. - Bisnis.com

Bisnis.com, SEMARANG — Pemprov Jateng akan mengelar Apel Kebangsaan 'Kita Merah Putih' di Lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Minggu (17/3/2019).

Acara akan digelar di beberapa lokasi, seperti di Lapangan Pancasila, di Jl Pahlawan, Jl Pandanaran dan Jl Achmad Yani.

Sejumlah tokoh direncanakan hadir untuk mengisi orasi kebangsaan. Mereka di antaranya Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, KH Maimoen Zubair, Mahfud MD, Habib Luthfi, Gus Muwafiq, KH Munif Zuhri, KH Ahmad Darodji, Uskup Rubiatmoko (Keuskupan Agung Semarang), Pendeta Eka Laksa (PGI), Nyoman Surahart (PHDI), Go Boen Tjien (Matakin) dan Pujianto (Walubi).

Acara ini juga akan dimeriahkan sejumlah artis nasional yakni Slank, Letto, Armada, Virza, Nella Kharisma dengan MC Vincent-Desta dan Cak Lontong. Selain itu juga ada paduan suara mahasiswa, paduan suara gereja, Tari Saman dari siswa SMA, sholawat Kanzus Habib Ali Zaenal Abidin, dan ada juga Tarian Barongsai.

Badan Layanan Umum UPTD Trans Semarang akan mengalihkan operasional bus rapid transit (BRT) Trans Semarang Koridor 1 sampai 5 dan 7 berkaitan dengan apel kebangsaan yang akan dilaksanakan di lapangan simpang lima pada Minggu, 17 Maret 2019.

Kepala BLU UPTD Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan mengungkapkan, pengalihan dilakukan demi kelancaran opeasional BRT Trans Semarang. Menurutnya, Shelter Simpang Lima tidak akan dilalui Trans Semarang pada saat kegiatan berlangsung.

“Pada saat kegiatan berlangsung, sejumlah rute akan dialihkan. Shelter Simpang Lima tidak dilewati. Sementara jalan Pandanaran, jalan Imam Bonjol juga tidak dilalui,” katanya dalam pernyataan resmi, Jumat (15/3/2019).

Dia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah shelter transit seperti Shelter Pasar Bulu di jalan Sugiyopranoto, shelter di jalan Dr. Sutomo, dan shelter transit di jalan Pierre Tendean.

Menurutnya, pihaknya juga akan menyiapkan sejumlah petugas untuk membantu masyarakat yang ingin menggunakan Trans Semarang pada saat ada kegiatan apel kebangsaan agar masyarakat tidak bingung.

Adapun di sisi keamanan, sebanyak 1.300 personel keamanan disiapkan untuk mengawal acara Apel Kebangsaan 'Kita Merah Putih' yang akan digelar di Lapangan Pancasila, Simpanglima Semarang, Minggu (17/3).

Kabag Ops Polrestabes Semarang, AKBP Iga DP Nugraha mengatakan, personel keamanan yang disiapkan tersebut berasal dari tim gabungan TNI/Polri, Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang.

"Sesuai kesepakatan bersama, tim keamanan berasal dari gabungan TNI/Polri, Pemprov Jateng dan Pemkot Semarang. Dengan rincian, sebanyak 800 personil keamanan dari Polri, 300 personil dari TNI dan sisanya dari Satpol PP serta Dishub Pemprov dan Pemkot," kata Iga Kamis (14/3/2019).

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Polrestabes Semarang sejak Senin lalu lanjut dia juga menggelar operasi Cipta Kondisi Kondusif.

Panitia pelaksana Apel Kebangsaan juga menyiapkan pasukan kebersihan sebanyak 600 personel, pasukan pengarah massa serta dukungan pasukan dari Damkar dan PDAM.

"Semua sudah kami persiapkan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan massa ratusan ribu, maka kami telah memikirkan secara matang kebutuhan-kebutuhan yang ada," kata Kepala Kesbangpolinmas Provinsi Jateng, Achmad Rofai.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menekankan tujuan acara untuk mempersatukan seluruh elemen masyarakat, maka tidak boleh ada kejadian apapun yang dapat merusak tujuan acara.

"Saya harap semua datang dan pulang dengan aman. Kita tunjukkan bahwa Jawa Tengah damai dan masyarakatnya bersatu untuk merawat ke-Indonesia-an," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa tengah, kebangsaan

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top