Stasiun Kereta Api Batang Jateng Diaktifkan Kembali

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengaktifkan kembali Stasiun Batang yang sempat tidak beroperasi sejak pertengahan Tahun 2015 sebagai stasiun naik dan turun penumpang kereta api.
Alif Nazzala Rizqi | 15 Maret 2019 11:58 WIB
Suasana Stasiun Batang Diaktifkan Kembali - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang mengaktifkan kembali Stasiun Batang yang sempat tidak beroperasi sejak pertengahan Tahun 2015 sebagai stasiun naik dan turun penumpang kereta api. 

Adapun, peresmian pengoperasian Stasiun Batang akan dilakukan Jumat (15/3/2019).

Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Bupati Batang, Wihaji, didampingi Deputy Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang, Daniel Johannes Hutabarat di Stasiun Batang sesaat sebelum KA pertama berangkat dari Stasiun Batang. 

KA pertama yang berangkat dari Stasiun Batang yakni KA Kaligung dengan Nomor KA 408  pukul 06.01 WIB dari Stasiun Batang. Pemberian Semboyan 40 sebagai tanda keberangkatan KA diberikan oleh Kepala Stasiun Batang, Agus Santosa. 

Usai meresmikan reaktivasi Stasiun Batang, Bupati Batang beserta jajaran Pemkab Batang, bersama Deputy EVP Daop 4 dan Manajemen Daop 4 Semarang berkesempatan untuk mencoba menggunakan kereta api Kaligung dengan nomor KA 408 menuju Stasiun Semarang Poncol.

Perlu diketahui bahwa mulai tanggal 15 Maret 2019 di Stasiun Batang terdapat 6 kereta api yang Berhenti Luar Biasa (BLB), yakni KA Kaligung relasi Brebes/Tegal - Semarang Poncol pagi dan sore, KA Kaligung relasi Semarang Poncol - Tegal/Brebes Pagi dan Sore, serta KA Menoreh yang menuju ke Pasar Senen (Jakarta) maupun sebaliknya. 

Asisten Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Rochmadi mengatakan, penggunakan istilah BLB tersebut karena keenam kereta yang berhenti itu tidak terdapat dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2017, namun akan dimasukkan kedalam Gapeka 2019 sehingga keenam KA tersebut akan secara resmi berhenti di Stasiun Batang.

"Setelah melalui berbagai tahapan dalam persiapan reaktivasi, sekarang Stasiun Batang sudah siap melayani penumpang dengan berbagai fasilitas sesuai dengan Standar Minimum Pelayanan (SPM) yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementrian Perhubungan.

Fasilitas untuk penumpang yang tersedia di Stasiun Batang meliputi loket pembelian tiket kereta api yang sudah online, musala, toilet, ruang tunggu penumpang, lahan parkir, dan fasilitas untuk penyandang cacat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (15/3/2019).

Dikatakan, pada hari Jumat (15/3/19) hingga Minggu (17/3) KA Kaligung membawa 9 Kereta Ekonomi New Image dengan total kapasitas tempat duduk sejumlah 720 penumpang. Sedangkan untuk KA Menoreh membawa 8 Kereta Ekonomi New Image dengan total kapasitas tempat duduk sejumlah 640 penumpang. 

"Tiket KA Kaligung dapat dipesan hingga 30 hari sebelum keberangkatan, sedangkan tiket KA Menoreh dapat dipesan hingga 90 hari sebelum keberangkatan. Pembelian tiket KA tersebut dapat dilayani melalui loket Stasiun Batang maupun secara online melalui aplikasi KAI Access pada smartphone dan website www.kai.id yang merupakan website tiket resmi dari PT KAI," katanya.

Tag : batang, stasiun kereta api
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top