Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Kendal Buat Perda Soal ASI Eksklusif

Pemerintah Kabupaten Kendal mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) no.3 tahun 2019 tentang Air Susu Ibu Eksklusif, untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 31 Oktober 2019  |  17:41 WIB
Seorang ibu menyusui bayinya. - Istimewa
Seorang ibu menyusui bayinya. - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG—Pemerintah Kabupaten Kendal mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) no.3 tahun 2019 tentang Air Susu Ibu Eksklusif, untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal  Ferynando RAD Bonay, menyampaikan pihaknya memiliki tanggung jawab dalam program peningkatan pemberian ASI eksklusif. Langkah itu dilakukan melalui advokasi, menyediakan akses informasi, dan edukasi pemberian ASI.

“Perda sedang kami sosialisasikan, sehingga nantinya semua pihak terkait dan masyarakat, khususnya ibu bisa memonitor, mendukung, dan melaksanakan pemberian ASI eksklufi. Ini demi mencegah timbulnya stunting pada anak - anak di Kabupaten Kendal,” jelasnya, Kamis (31/10/2019).

Dinkes Kendal juga akan memberikan pelatihan teknis konseling menyusui, serta mengawasi program di fasilitas pelayanan kesehatan, tempat kerja, dan tempat sarana umum.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Muhamad Nursidik, mengatakan Perda tentang penggunaan ASI eksklusif tersebut sangat penting dalam menunjang pemeliharan kesehatan dan tumbuh kembang bayi.

“Selain itu, pemberian ASI eksklusif dapat menolong mengurangi kemiskinan dan kelaparan. Membuat baik bayi maupun ibu terhindar dari berbagai macam penyakit, sehingga menurunkan angka kematian serta stunting,” paparnya.

Ke depannya, Dinkes Kendal akan melakukan sosialisasi program ASI eksklusif di 20 kecamatan di Kendal untuk mendukung realisasi Perda no.3/2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

air susu ibu
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top