Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal III/2019, Pertumbuhan Ekonomi DIY Kembali Melambat

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada kuartal III/2019 sebesar 6,01% cenderung mengalami perlambatan.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 06 November 2019  |  16:42 WIB
Grebeg Besar Keraton Yogyakarta, Foto - Antara
Grebeg Besar Keraton Yogyakarta, Foto - Antara

Bisnis.com, SEMARANG—Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atau pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada kuartal III/2019 sebesar 6,01% cenderung mengalami perlambatan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melansir pada kuartal III/2019, PDRB DIY sebesar 6,01%. Ini menjadi level terendah sepanjang 2019. Bahkan, pada kuartal III/2018 PDRB DIY mencapai level lebih tinggi, yakni 6,04%.

Pada kuartal IV/2018, PDRB DIY mencapai 7,39%, dan kembali meningkat ke 7,51% pada kuartal I/2019. Adapun, pada kuartal II/2019, PDRB kembali melambat menuju 6,77%.

“Sumber pertumbuhan ekonomi DIY pada kuartal III/2019 paling besar ialah konsumsi rumah tangga yang mencapai 2,6%. Namun, persentase itu menurun dari 2018 sejumlah 2,73%,” papar laporan BPS, dikutip Rabu (6/11/2019).

Adapun, Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi langsung berkontribusi 1,79% terhadap PDRB kuartal III/2019. Selanjutnya net ekspor berkontribusi 0,52%, belanja pemerintah 0,32%, dan pengeluaran konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) 0,11%.

Atas dasar harga berlaku, PDRB DIY pada kuartal III/2019 mencapai Rp36,24 triliun, meningkat dari kuartal sebelumnya Rp34,44 triliun. Industri pengolahan mendominasi dengan kontribusi Rp4,61 triliun, selanjutnya konstruksi Rp3,88 triliun, serta akomodasi makanan dan minuman Rp3,78 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top