Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Stok Gula dan Bawang Putih Menipis, Hanya Bertahan Seminggu

stok yang mulai menipis gula pasir dan bawang putih di Jateng hanya akan mampu memenuhi kebutuhan warga Jateng selama 7 hari ke depan karena hambatan impor dari China.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 17 Maret 2020  |  12:31 WIB
Buruh angkut menggendong bawang putih kemasan karung di Pasar Legi, Solo, Selasa (18/4). - JIBI/Sunaryo Haryo Bayu
Buruh angkut menggendong bawang putih kemasan karung di Pasar Legi, Solo, Selasa (18/4). - JIBI/Sunaryo Haryo Bayu

Bisnis.com, SEMARANG - Stok sejumlah kebutuhan komoditas di Jawa Tengah (Jateng) mulai menipis. Gula pasir dan bawang putih misalnya saat ini stoknya hanya tersisa masing-masing 500 ton saja.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengungkapkan dengan stok yang mulai menipis gula pasir dan bawang putih di Jateng hanya akan mampu memenuhi kebutuhan warga Jateng selama 7 hari ke depan.

"Namun ini akan teratasi karena China mulai membuka diri," kata Ganjar, sebagaimana dikutip Selasa (17/3/2019).

Ganjar memastikan bahwa sampai 7 bulan ke depan, stok pangan di Jawa Tengah masih mencukupi. Untuk itu, masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan pokok secara besar-besaran sebagai imbas mewabahnya virus corona di Jawa Tengah.

Selain beras, cadangan yang masih bisa diandalkan adalah jagung karena mencapai 1,7 juta ton. Pada April nanti juga akan panen raya mencapai 1,7 juta ton. Namun jika untuk mencukupi kebutuhan pakan ternak, jumlah tersebut hanya bertahan sampai bulan April.

Seperti diketahui penyebaran virus corona yang masuk ke Jawa Tengah (Jateng) tengah menimbulkan kepanikan sebagian masyarakat. Gubernur Ganjar Pranowo sendiri telah melakukan sejumlah langkah untuk meminimalisir penularan Covid - 19.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bawang Putih Virus Corona
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top