Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Proyek Tol Solo-Yogya tak Terdampak Corona, Pendanaan bukan dari APBN

Penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 tak memengaruhi proses pengadaan lahan bagi pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  14:38 WIB
Ilustrasi proyek tol
Ilustrasi proyek tol

Bisnis.com, SEMARANG - Penyebaran wabah Virus Corona atau Covid-19 tak memengaruhi proses pengadaan lahan bagi pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono mengungkapkan bahwa proyek-proyek yang pendanannya di luar APBN tetap berjalan.

"Sepertinya masih berjalan, karena pendanaan bukan dari APBN," kata Hanung dalam keterangan resminya Selasa (30/3/2020).

Proyek pembangunan Tol Solo-Yogya kini telah memasuki tahap persiapan pengadaan lahan. Pemprov Jateng dalam Pengumuman No.590/0001282, total lahan yang dibutuhkan untukproyek jalan tol tersebut seluas 472.155 hektare.

Pengadaan ratusan ribu hektare lahan tersebut rencananya akan berdampak di tiga kabupaten yakni Kabupaten Karanganyar, Boyolali, dan Klaten. Untuk kabupaten Karanganyar, daerah yang akan terdampak proyek tol mencakup satu kecamatan dan satu desa.

Sementara itu di Kabupaten Boyolali, pembangunan jalan tol itu berpotensi mengurangi lahan di dua kecamatan yakni Banyudono dan Sawit yang mencakup sembilan desa.

Khusus wilayah Klaten, kebutuhan lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan Tol Solo-Yogya lebih luas lagi. Pasalnya di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu proyek tol bakal melewati lahan di delapan kecamatan termasuk 50 desa atau kelurahan.

"Yang belum berproses kontrak memang ditunda. Tapi untuk dana non APBN atau APBD kami belum tahu," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona tol solo-yogyakarta
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top